18 Warga Binaan Rutan Salatiga Diusulkan Pembebasan Bersyarat

- Minggu, 19 September 2021 | 11:07 WIB
Kepala Rutan Salatiga Andri Lesmano memimpin Sidang TPP dalam rangka pengusulan pembebasan bersyarat. (suaramerdeka.com/dok)
Kepala Rutan Salatiga Andri Lesmano memimpin Sidang TPP dalam rangka pengusulan pembebasan bersyarat. (suaramerdeka.com/dok)

SALATIGA, suaramerdeka.com - Rutan Kelas IIB Salatiga mengusulkan kepada Kemenkumham agar 19 warga binaan mendapat pembebasan bersyarat.

Usulan tersebut berdasarkan Sidang TPP (Tim Pengamat Pemasyarakatan), Sabtu, 18 September 2021, sebagai sarana evaluasi proses pembinaan dan pengusulan proses reintegrasi bagi warga binaan.

"Delapan belas warga binaan itu telah mengikuti program pembinaan dengan baik, tidak pernah melanggar aturan, serta menjadi teladan bagi warga binaan lainnya," kata Kepala Rutan Salatiga Andri Lesmano setelah memimpin sidang TPP.

Baca Juga: Sering Telat Makan? Awas Bahaya Ini Mengintai Anda

Dijelaskannya, bahwa dalam rangka memberikan pembinaan serta mewujudkan pembinaan yang berkualitas, seluruh warga binaan harus menyadari apa yang membuat mereka bisa berada di dalam Rutan.

Perlu adanya penyesalan dan evaluasi diri.

"Kami sebagai pembina sudah berusaha memberikan program pembinaan terbaik bagi warga binaan, tetapi secara person teman-teman warga binaan juga harus bisa mengevaluasi diri."

"Sehingga ada keseimbangan antara pembinaan dan kesadaran masing-masing warga binaana, untuk menjadi pribadi yang lebih baik saat keluar nanti," ujarnya.

Baca Juga: Jogja Mulai Ramai Pelancong, Pelonggaran Harus Diikuti Pengetatan Prokes

Adapun Sidang TPP merupakan salah satu penilaian tahap akhir dan bentuk apresiasi kepada warga binaan yang sudah memenuhi persyaratan pidana.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ajakan Warga Mangunan Jaga Hutan lewat Tradisi Kenduri

Minggu, 24 Oktober 2021 | 13:32 WIB
X