Jogja Mulai Ramai Pelancong, Pelonggaran Harus Diikuti Pengetatan Prokes

- Minggu, 19 September 2021 | 10:20 WIB

Padahal proteksi vaksin tidak 100 persen untuk penularan namun lebih melindungi dari Covid-19 yang sedang dan berat.

Epidemiolog lain dokter Nur Subagyo HS mengatakan risiko pasti ada usai vaksinasi.

Ia minta masyarakat tetap menjalani protokol kesehatan secara ketat.

Menurutnya masyarakat harus mendapat edukasi bahwa Covid-19 akan menjadi penyakit endemis, akan selalu ada sepanjang waktu, dalam beberapa tahun ke depan.

''Protokol kesehatan menjadi salah satu budaya masyarakat yang harus terus dijalankan olehs iapa saja. Ini kuncinya,'' tandas Nur.

Ia menilai kejadian beberapa hari terakhir ini bukan pelonggaran tetapi aktivitas yang diperbolehkan dengan syarat menjalani protokol kesehatan.

Masker akan menjadi salah satu kebutuhan wajib di era sekarang dan bisa menjadi tren aksesoris busana baru.

''Sekarang sudah saatnya hidup berdampingan dengan Covid-19, jalani dan patuhi protokol kesehatan guna mencegah terkena penyakit. Kita tidak akan bisa mengenyahkan virus seperti halnya penyakit lain yang masih ada di Indonesia antaran lain DBD, TB, campak, cacar air dan lainnya," pungkasnya.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PKS: Kitab Kuning Pondasi Pembangunan Peradaban

Senin, 6 Desember 2021 | 12:03 WIB

Komunitas Save Pekalongan Bantu Warga Terdampak Rob

Senin, 6 Desember 2021 | 09:12 WIB

Gading Paradise, Hadirkan Miniatur Eropa di Kebumen

Minggu, 5 Desember 2021 | 11:14 WIB
X