Jogja Mulai Ramai Pelancong, Pelonggaran Harus Diikuti Pengetatan Prokes

- Minggu, 19 September 2021 | 10:20 WIB

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Epidemiolog UGM, dokter Bayu Satria Wiratama MPH menyarankan pelonggaran di beberapa tempat harus diikuti dengan pengawasan disiplin 5M dan pemantauan yang datang ke ruang publik.

Pasalnya, jika pelonggaran dilakukan tanpa pengawasan, risiko besar terjadinya lonjakan kasus.

''Siapa saja yang memasuki ruang publik termasuk objek wisata, pengunjung atau staf setempat, wajib menjalankan 5M minimal masker, menjaga jarak dan cuci tangan. Pengelola tempat harus memantau minimal suhu dan gejala lainnya,'' tandas Bayu.

Baca Juga: Kanwil Kemenag dan AGPAII Jateng Kuatkan Legalitas Lomba Mapsi

Selain itu ia minta supaya mereka yang berkunjung ke ruang publik harus sudah menjalani vaksinasi.

Pengelola ruang publik perlu berkoordinasi dengan dinas kesehatan setempat agar ketika ada kasus yang terdeteksi bisa segera ditangani.

Bayu juga menanggapi keramaian di sejumlah tempat dipicu edukasi yang kurang tepat terutama mengenai vaksin.

Baca Juga: Uji Coba Pembukaan Candi Borobudur, Wagub Taj Yasin Minta Umat Beragama Saling Menghormati

Mereka merasa aman sudah divaksin sehingga cenderung lepas masker atau tidak disiplin 5M.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jelajah Wisata Jawa Tengah Lewat Mubeng Jateng

Jumat, 15 Oktober 2021 | 20:16 WIB

Potensi Zakat Penghasilan ASN di Kebumen Rp 24 Miliar

Kamis, 14 Oktober 2021 | 20:17 WIB

202 Pekerja di Sleman di-PHK Terdampak Pandemi

Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:25 WIB

Nama-Nama Bayi Unik Yang Sempat Viral di Indonesia

Rabu, 13 Oktober 2021 | 19:26 WIB
X