Disbud Sleman Serahkan Hibah Gamelan untuk 8 Paguyuban Seni

- Sabtu, 18 September 2021 | 08:12 WIB
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyerahkan bantuan hibah gamelan secara simbolis, Jumat 17 September 2021. (suaramerdeka.com / dok)
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyerahkan bantuan hibah gamelan secara simbolis, Jumat 17 September 2021. (suaramerdeka.com / dok)

SLEMAN, suaramerdeka.com - Bantuan hibah gamelan tahun ini diberikan kepada delapan paguyuban kesenian di Kabupaten Sleman.

Pemberian hibah gamelan tersebut merupakan program rutin Dinas Kebudayaan (Disbud) Sleman yang sudah berjalan sejak tahun 2019.

Penyerahan bantuan hibah gamelan kali ini dilakukan secara simbolis oleh Bupati di Gereja St Aloysius Gonzaga, Sendangadi, Mlati, Jumat 17 September 2021.

"Kegiatan ini kami adakan dalam rangka mendukung dan memfasilitasi penguatan kelompok seni budaya," kata Sekretaris Disbud Sleman Edi Winarya, Sabtu, 18 September 2021.

Baca Juga: Dunia Hadapi Puncak Ketiga Covid-19, Indonesia Berupaya Keras Menghindari

Pengadaan gamelan ini menggunakan sumber Dana Keistimewaan (danais).

Dalam penyalurannya, dinas mengacu proposal yang masuk dengan mekanisme T-2.

Artinya, proposal diajukan minimal dua tahun sebelum realisasi.

Adapun delapan kelompok penerima hibah bantuan gamelan besi Jangkep (pelog slendro) Gaya Yogyakarta pada tahun 2021 ini.

Baca Juga: Nusantara CSR Award 2021: Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah Raih 11 Penghargaan

Yaitu Paguyuban Karawitan Hanggana Raras, Kelompok Seni Wayang Uwong Eko Budaya, Paguyuban Seni Karawitan Gerejani Sekar Langen Mlati.

Kemudian, Paguyuban Karawitan dan Kethoprak Ngesti Wiromo.

Lainnya adalah Kelompok Karawitan Srikandi Laras, Paguyuban Seni Karawitan Santi Budoyo Putro, Paguyuban Seni Kethoprak Marsudi Budoyo, dan Karawitan Hargo Laras.

Sementara itu, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo dalam sambutannya menyampaikan, penyerahan bantuan gamelan ini adalah upaya untuk membentuk masyarakat yang berbudaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini: Berawan, Ada Potensi Diguyur Hujan Berintensitas Ringan

Diharapkan, bisa memberikan semangat dan menumbuhkan dinamika positif terhadap pengembangan dan pelestarian budaya.

"Pengertian budaya disini tidak hanya sekedar seni pertunjukan tetapi implementasi secara nyata dalam tata nilai budaya jawa di kalangan masyarakat," tuturnya.

Dia berpesan agar ke depannya, kelompok seni yang telah menerima hibah dapat menjual potensi dan kemampuannya sehingga dapat mendatangkan manfaat kesejahteraan.

Walaupun masih di dalam masa pandemi Covid-19, paguyuban seni karawitan harus tetap antusias untuk berlatih dan mengembangkan bakat.***

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Libur Akhir Tahun, Destinasi Wisata di Sleman Tetap Buka

Minggu, 28 November 2021 | 15:57 WIB

Tembakau Musim 2021 Masih Belum Menguntungkan Petani

Sabtu, 27 November 2021 | 21:49 WIB

Gebrak Bayi, Tradisi Berkah Si Buah Hati

Jumat, 26 November 2021 | 22:28 WIB
X