Bahas Pembelajaran Bahasa Inggris, Para Pakar Gelar Konferensi Internasional

- Jumat, 17 September 2021 | 16:41 WIB
Ketua Panitia, Rina Purnamaningwulan saat pembukaan Language dan Language Teaching Conference 2021/Foto Istimewa
Ketua Panitia, Rina Purnamaningwulan saat pembukaan Language dan Language Teaching Conference 2021/Foto Istimewa

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com – Pakar pendidikan bahasa Inggris dari berbagai negara menggelar pertemuan membahas pembelajaran di era pandemi Covid-19. Mereka bertemu secara virtual dalam Language dan Language Teaching Conference 2021.

Ketua Panitia, Rina Purnamaningwulan MHum menjelaskan kegiatan tersebut melibatkan Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) dan Magister Pendidikan Bahasa Inggris (MPBI). Kegiatan ini berlangsung setiap tahun dengan tema yang disesuaikan dengan perkembangan zaman.

''Tahun ini kami menggelar LLTC yang ke delapan dengan tema ''Post-Covid 19: Language Learning-Teaching, Linguistics and Literature in Local and Universal Contexts''. Kami angkat tema mengenai Covid-19 sebagai bentuk menyikapi kondisi terkini,'' ujar Rina.

Baca Juga: Merchandise K-Pop Bikin Gemas, Begini Cara Belinya

Sangat Terbuka

Konferensi internasional terbuka untuk semua kalangan. Pesertanya mulai akademisi, non-akademisi, mereka yang bergelut dengan pembelajaran bahasa Inggris dari dalam dan luar negeri. Para pakar dan pemerhati bahasa Inggris tersebut membagikan gagasan dan pengalaman praktik mengajar di tengah pandemi.

Rina mengatakan konferensi berlangsung selama dua hari penuh, 17-18 September 2021 sebagai bentuk kontribusi USD pada pengembangan pengajaran bahasa Inggris, terutama di era baru teknologi selama dan pasca pandemi.

Tahun ini, LLTC mengundang lima pembicara utama yaitu Dr Willy Renandya (Nanyang Technological University, Singapore), Dr Jayne C Lammers (University of Rochester, USA), Assoc Professor Michael Phillips(Monash University, Australia), serta Fidelis Chosa Kastuhandani PhD (USD), dan Christina Kristiyani PhD (USD).

''Sebanyak 40 presenter berbicara menyampaikan gagasan dan pengalaman dalam sesi paralel yang berasal dari beragam negara dan beberapa institusi,'' imbuhnya.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkot Pekalongan Minta PK5 Jaga Prokes dan Tibum

Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:23 WIB
X