PT TWC Uji Coba Pembukaan Tiga Tempat Wisata, Pastikan Prokes Dipatuhi

- Jumat, 17 September 2021 | 16:04 WIB
APLIKASI GAWAI: Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (paling depan) menunjukkan gawai yang telah terpasang aplikasi PeduliLindungi di Taman Wisata Candi Borobudur, Jumat 17 September 2021. (suaramerdeka.com/Asef Amani)
APLIKASI GAWAI: Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (paling depan) menunjukkan gawai yang telah terpasang aplikasi PeduliLindungi di Taman Wisata Candi Borobudur, Jumat 17 September 2021. (suaramerdeka.com/Asef Amani)

MAGELANG, suaramerdeka.com - Uji coba pembukaan tempat wisata mulai berlaku di Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan situs Ratu Boko per Jumat 17 September 2021.

Berdasarkan diktum kelima huruf k dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri 42/2021, uji coba pembukaan tempat wisata menerapkan protokol kesehatan (prokes) seperti wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi bagi wisatawan dan pekerja tempat wisata.

PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko, sebagai lembaga yang menaungi ketiga tempat tersebut, juga mengatur bahwa wisatawan mesti menerima vaksin minimal tahap pertama dan suhu tubuhnya kurang dari 37,3 derajat celsius.

"Untuk Borobudur dan Prambanan kami menetapkan kuota maksimal sejumlah 7500 orang di dalam kawasan. Angka ini termaksud wisatawan, pegawai, pedagang serta tamu," jelas Direktur Utama PT TWC Edy Setijono saat acara uji coba pembukaan di Taman Wisata Candi Borobudur, Kabupaten Magelang.

Baca Juga: SD Isriati Baiturrahman Hibahkan Prasarana Pembelajaran ke 4 Lembaga Islam

Edy menegaskan tujuan utama uji coba tersebut bukan demi mendapatkan pengunjung sebanyak-banyaknya, melainkan memastikan prokes tetap dipatuhi.

Turut hadir dalam kegiatan hari itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen. Dia mengatakan Kabupaten Magelang cukup baik dalam penanganan Covid-19. Sehingga, uji coba ini diharapkan mampu memulihkan kondisi perekonomian kembali.

"Dengan dilakukannya simulasi aplikasi PeduliLindungi, menunjukkan bahwa kita belum baik-baik saja, masih perlu waspada, protokol kesehatan harus kita taati, tidak semena-mena, tidak nyepelekno (menyepelekan, red)," pungkas Yasin.

 

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkot Pekalongan Minta PK5 Jaga Prokes dan Tibum

Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:23 WIB
X