Cara Unik Basmi Hama Tikus di Cepu: Warga Diajak Berburu, 1 Buntut Dihargai Rp 1.000

- Jumat, 17 September 2021 | 06:45 WIB
Gropyokan tikus di Desa Medalem, Kecamatan Kradenan, Blora, awal Agustus 2021 lalu cukup efektif. (suaramerdeka.com / Urip Daryanto)
Gropyokan tikus di Desa Medalem, Kecamatan Kradenan, Blora, awal Agustus 2021 lalu cukup efektif. (suaramerdeka.com / Urip Daryanto)

BLORA, suaramerdeka.com –  Cara unik untuk memberantas hama tikus dilakukan di wilayah Kecamatan Cepu, Blora, yang akhir-akhir ini cukup meresahkan petani

Warga setempat didorong menangkap tikus, di mana hasil tangkapannya per ekor bisa ditukarkan ke Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Cepu dengan harga Rp 1.000/ekor.

Menurut Koordinator BPP Cepu, Biran, gerakan yang dilakukan mulai tanggal 15 September 2021 itu istilahnya bukan gropyokan tikus.

Melainkan penukaran buntut tikus mulai tanggal 15 sampai 22 september 2021 di kantor BPP Cepu.

Baca Juga: KPM Diminta Kreatif Gunakan BST, Wali Kota Magelang: Jangan Dihabiskan

"Surat edaran atau woro-woro sudah terdistribusi ke semua desa dan kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Cepu,’’ imbuh Biran, Kamis, 16 September 2021.

Dikemukakan, transaksi penukaran buntut tikus itu sebagai antisipasi merebaknya hama tikus di musim tanam nanti.

"Mumpung saat ini lahan sawah warga masih bero (tidak ada tanamannya). Harapannya saat musim tanam bulan Oktober, populasi tikus terkendali," kata dia.

Terpisah Camat Cepu, Luluk Kusuma ketika dihubungi menyatakan, selama ini hama tikus di wilayah Kecamatan Cepu dapat dikatakan cukup merajalela.

Baca Juga: DPRD Jateng Kawal Tol Solo-Jogja-Bawen, Katrol Sektor Ekonomi Segitiga Emas

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkot Pekalongan Minta PK5 Jaga Prokes dan Tibum

Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:23 WIB
X