Sikali Hubungkan Alumni UAD dan Industri

- Selasa, 19 November 2019 | 10:49 WIB
SISTEM BARU: Rektor UAD, Dr Muchlas MT membuka expo sekaligus menandai sistem baru yang menghubungkan kampus, alumni dan industri serta instansi.(suaramerdeka.com/Agung PW)
SISTEM BARU: Rektor UAD, Dr Muchlas MT membuka expo sekaligus menandai sistem baru yang menghubungkan kampus, alumni dan industri serta instansi.(suaramerdeka.com/Agung PW)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Hubungan perguruan tinggi, industri dan instansi tak bisa hanya formalitas. Mereka harus benar-benar saling mengisi untuk menghadapi era revoluasi industri yang berkembang sangat pesat. Kebutuhan SDM yang handal menjadi fokus lembaga tersebut.

Hal itu terungkap dalam Job Fair dan Expo Kewirausahaan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) di kampus utama, kemarin. Puluhan perusahaan mitra kampus, tim kewirausahaan berbagai perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah terlibat menjadi peserta.

Rektor UAD, Dr Muchlas MT menjelaskan tahun 2015-2020 sebanyak 1,5 miliar tenaga kerja manual kehilangan lapangan pekerjaan. Pekerjaan mereka telah digantikan dengan mesin atau robot yang berbasis digital. Kemajuan teknologi informasi telah mengubah permintaan tenaga kerja dari dunia usaha dan industri.

''Karena itu, kami tidak hanya membekali mahasiswa dengan ilmu tetapi juga membekali mahasiswa kemampuan diri. Mereka dibimbing supaya kemampuan non akademisnya muncul dan kelak dapat memanfaatkannya setelah selesai kuliah,'' tandas Muchlas.

Sistem Baru

Ia menambahkan, kampusnya membuat sistem baru yang menghubungkan perguruan tinggi, industri dan instasi. istem Integrasi Kampus Alumni Industri dan Instansi (Sikali) merupakan ajang bagi alumni, industri dan instansi bertemu. Mereka bisa saling mengisi sesuai dengan kebutuhan dan kompetensinya.

Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa), Dr Dedi Pramono MHum menjelaskan selama setahun pihaknya menggelar job fair dan expo dua kali. Pesertanya mahasiswa yang baru saja lulus agar mereka terbuka mengenai dunia kerja.

''Mahasiswa sebenarnya juga telah mendapatkan materi dunia kerja termasuk mengasah kemampuan sejak nol tahun. Pendampingan dilakukan terus-menerus hingga mahasiswa menyelesaikan studinya,'' imbuh Dedi.

Editor: Rosikhan

Tags

Terkini

Ribuan Kader Kesehatan di Sleman Disuntik Booster

Selasa, 30 November 2021 | 13:27 WIB

Hari Naas dan Hari Keberuntungan Selasa Kliwon

Selasa, 30 November 2021 | 10:37 WIB
X