Radio Diminta Punya Program Unggulan dengan Konten Kearifan Lokal Masing-masing Daerah

- Selasa, 14 September 2021 | 11:52 WIB
Mulyo Hadi Purnomo dan Anas Syahirul saat diterima Bupati Demak Eisti'anah dan Wakil Bupati Makhsun serta Sekda Singgih Setyono. (suaramerdeka.com / dok)
Mulyo Hadi Purnomo dan Anas Syahirul saat diterima Bupati Demak Eisti'anah dan Wakil Bupati Makhsun serta Sekda Singgih Setyono. (suaramerdeka.com / dok)

DEMAK, suaramerdeka.com - Dunia media informasi mengalami dinamika yang luar biasa terutama dalam mengiringi era globalisasi dan disrupsi.

Tak terkecuali di sektor media penyiaran khususnya radio.

Karena itulah, lembaga penyiaran radio harus menyikapi dinamika tersebut dengan menciptakan inovasi dan kreativitas.

Salah satunya dengan melakukan transformasi digital sesuai dengan tuntutan zaman.

Baca Juga: Badan Pengkajian MPR Bantah Amandemen UUD 1945 Demi Perpanjangan Jabatan Presiden

Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Mulyo Hadi Purnomo saat menjadi narasumber talkshow di Radio Suara Kota Wali (RSKW) Demak, 6 September 2021.

Talskhow yang dipandu Jayanto Arus Adi (Pokja Dewan Pers) itu juga menghadirkan Anas Syahirul Alim, Komisioner KPID Jateng.

Menurut Mulyo Hadi, lembaga penyiaran juga harus tanggap melakukan transformasi menyikapi berbagai hal kekinian di era disrupsi, termasuk perilaku konsumen.

Dia menyarankan agar radio mulai fokus pada program yang segmented dan sangat spesialis.

Baca Juga: Greenpeace: KLHK Harus Buka Roadmap Pengurangan Sampah Produsen Galon Sekali Pakai ke Publik

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Belasan Kelompok Tani di Sleman Dibantu Alsintan

Jumat, 24 September 2021 | 14:49 WIB

BIN Door to Door Vaksin Warga Temanggung

Kamis, 23 September 2021 | 20:30 WIB

Guru PGSI Antusias Ikuti Program Perlindungan Sosial

Kamis, 23 September 2021 | 15:50 WIB
X