Bengawan Solo Tercemar, Bupati Blora Lapor ke Bareskrim

- Selasa, 14 September 2021 | 06:15 WIB
Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP, M.Si mengecek langsung Bengawan Solo di Desa Medalem, Kecamatan Kradenan. (suaramerdeka.com / Urip Daryanto)
Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP, M.Si mengecek langsung Bengawan Solo di Desa Medalem, Kecamatan Kradenan. (suaramerdeka.com / Urip Daryanto)

BLORA, suaramerdeka.com -  Bupati Blora, Bupati H. Arief Rohman, S.IP, M.Si melaporkan kasus pencemaran Bengawan Solo ke Bareskrim, karena berdampak ke wilayahnya.

"Saya sudah ke lapangan, dan koordinasi dengan Pak Gubernur dan juga Mabes Polri dalam hal ini Bareskrim," tandas Arief Rohman Senin, 13 September 2021.
 
Dikatakan, Bareskrim Polri telah memerintahkan Polda Jateng untuk mengidentifikasi penyebab tercemarnya air Bengawan Solo.

Saat ini sudah diidentifikasi, pencemaran disebabkan beberapa limbah dari perusahaan ciu dan lainnya, yang saat ini sudah dihentikan.

Baca Juga: Peningkatan Peran Puskesmas Penting Kendalikan Covid-19

Bupati mengungkapkan, dampak pencemaran air Bengawan Solo sudah menjadi peristiwa tahunan yang kerap dijumpai dii Blora, utamanya pada musim kemarau.

Hanya Blora dibuat tidak berdaya berdaya karena lokasi pabriknya tidak di Blora.
 
Ditambahkan, pencemaran air di Bengawan Solo merupakan kewenangan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Di Blora, tercemarnya air Bengawan Solo, membuat sekitar 12.000 pelanggan PDAM di lima kecamatan di Blora tidak mendapat pasokan air.

Baca Juga: 68 Desa Di Purworejo Rawan Kekeringan, BPBD Siapkan Droping Air Bersih
 
Bupati sebelumnya mengecek langsung air Bengawan Solo di Desa Medalem, Kecamatan Kradenan juga ke instalasi pengolahan air PDAM di Balun, Cepu.

Bupati juga mengambil sampel air sungai dari beberapa lokasi yang berbeda untuk kemudian akan dikirim untuk diuji di laboratorium.

Dia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga masyarakat khususnya pelanggan PDAM atas ketidaknyaman menggunakan air yang dirasa kurang layak ini.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ganjar: Sikapi Fenomena Alam dengan Ilmu Titen

Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:41 WIB
X