68 Desa Di Purworejo Rawan Kekeringan, BPBD Siapkan Droping Air Bersih

- Senin, 13 September 2021 | 17:05 WIB
Mobil tangki BPBD Purworejo tengah memasok air bersih ke wilayah yang telah meminta bantuan air kepada BPBD Purworejo. (suaramerdeka.com/Aris Himawan)
Mobil tangki BPBD Purworejo tengah memasok air bersih ke wilayah yang telah meminta bantuan air kepada BPBD Purworejo. (suaramerdeka.com/Aris Himawan)

PURWOREJO, suaramerdeka.com - Sebanyak 68 desa yang tersebar di 12 kecamatan di Kabupaten Purworejo rawan terjadi bencana kekeringan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) selaku penanggung jawab masalah kebencanaan di Kabupaten Purworejo mengambil beberapa langkah antisipasi dengan cara droping air bersih.

Kepala Pelaksana BPBD Purworejo, Budi Wibowo mengemukakan, ada sejumlah desa di beberapa kecamatan yang menjadi langganan kekeringan.

Seluruh wilayah langganan sendiri sudah diminta sejak awal untuk menyajikan data guna keperluan droping air bersih.

Baca Juga: Daya Serap Rendah, Distanpangan Magelang Gerakkan ASN Beli Sayuran

"Kondisi yang ada saat ini sebenarnya tidak terlalu ekstrim dibandingkan dengan musim kemarau sebelumnya."

"Tapi kami sudah siapkan langkah jika terjadi kekeringan atau masyarakat membutuhkan air bersih," kata Budi Wibowo, Senin, 13 September 2021.

Diungkapkan, jika wilayah terdampak biasanya berada di kawasan yang memiliki topografi pegunungan atau perbukitan. Di kawasan ini, kemungkinan terjadinya kelangkaan air bersih akan sangat tinggi.

"Muncul SK ini menjadi dasar kami untuk mempersiapkan segala sesuatunya jika kekeringan terjadi," sebut Budi.

Baca Juga: Selama Pandemi, Sektor Pertanian Jadi Tulang Punggung Ekonomi

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Siswa MAN Purbalingga Diminta Teladani Nabi Muhammad

Minggu, 24 Oktober 2021 | 22:05 WIB

Ajakan Warga Mangunan Jaga Hutan lewat Tradisi Kenduri

Minggu, 24 Oktober 2021 | 13:32 WIB
X