Bengawan Solo Tercemar, Aliran Air PDAM ke 12.000 Pelanggan Macet

- Selasa, 14 September 2021 | 07:15 WIB
Sungai Bengawan Solo di Cepu yang tercemar nampak airnya berwarna hitam. (suaramerdeka.com / Urip Daryanto)
Sungai Bengawan Solo di Cepu yang tercemar nampak airnya berwarna hitam. (suaramerdeka.com / Urip Daryanto)

BLORA, suaramerdeka.com - Sungai Bengawan Solo di Cepu kembali tercemar Minggu 12 September malam kembali tercemar.

Akibatnya PDAM kembali off produksi, sehingga aliran air ke 12.000 pelanggan PDAM di lima Kecamatan di Blora macet total.

Direktur PDAM Blora, Yan Riya Pramono menegaskan, begitu ada limbah datang lagi, lanjutnya, PDAM kembali off produksi sehingga aliran air ke 12 ribu pelanggan macet.

Lima kelurahan yang terdampak adalah Cepu, Sambong, Jiken, Jepon, dan Blora Kota macet.

Baca Juga: Digitalisasi Bantu Semarang Hadapi Pandemi Covid-19, Hendi: Pahami dulu Kendala yang Dihadapi Masyarakat

Riya menuturkna, air Bengawan Solo kembali membaik sehari sebelumnya, sehingga PDAM sudah bisa memproduksi air baku dari Bengawan Solo belum bisa maksimal. 

Sementara itu, prihatin dengan kondisi itu, Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP, M.Si mengecek langsung Bengawan Solo di Desa Medalem, Kecamatan Kradenan juga ke instalasi pengolahan air PDAM di Balun, Cepu.

Bupati juga mengambil sampel air sungai dari beberapa lokasi yang berbeda untuk kemudian akan dikirim untuk diuji di laboratorium.

Baca Juga: Mendadak, 20 Personel Satlantas Polres Grobogan Dites Urin Usai Apel Pagi, Cegah Penyalahgunaan Narkoba

Dia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga masyarakat khususnya pelanggan PDAM atas ketidaknyaman menggunakan air yang dirasa kurang layak ini.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Belasan Kelompok Tani di Sleman Dibantu Alsintan

Jumat, 24 September 2021 | 14:49 WIB

BIN Door to Door Vaksin Warga Temanggung

Kamis, 23 September 2021 | 20:30 WIB

Guru PGSI Antusias Ikuti Program Perlindungan Sosial

Kamis, 23 September 2021 | 15:50 WIB
X