Perencanaan Pengadaan Barang/Jasa Dituntut Matang

- Rabu, 6 November 2019 | 16:15 WIB
Wakil Wali Kota Magelang, Windarti Agustina menyampaikan sambutan dalam Pembinaan Pengelola Kegiatan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah di Hotel Atria Magelang. (suaramerdeka.com/Asef Amani)
Wakil Wali Kota Magelang, Windarti Agustina menyampaikan sambutan dalam Pembinaan Pengelola Kegiatan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah di Hotel Atria Magelang. (suaramerdeka.com/Asef Amani)

MAGELANG, suaramerdeka.com - Pengadaaan barang/jasa pemerintah bukan hanya suatu proses mendapatkan penyedia saja, tapi lebih dari itu memiliki peran penting dan strategis dalam pelaksanaan pembangunan. Pengadaan barang/jasa merupakan bentuk pelayanan publik serta meningkatkan perekonomian daerah, bahkan nasional.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito, dalam sambutan tertulis, yang dibacakan Wakil Wali Kota Magelang, Windarti Agustina, saat membuka kegiatan Pembinaan Pengelola Kegiatan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah di Hotel Atria Magelang.

Sigit mengatakan, ada enam tahapan pengadaan barang/jasa, yakni perencanaan pengadaan, persiapan pengadaan, persiapan pemilihan, proses pemilihan, pelaksanaan kontrak, dan serah terima.

Dari tahapan tersebut, perencanaan pengadaan merupakan langkah awal dari seluruh proses pengadaan barang/jasa dan sangat menentukan konsistensi rencana umum pengadaan (RUP) yang telah diumumkan, dengan pelaksanaan paket pengadaan barang/jasa.

"Maka, proses perencanaan pengadaan haruslah matang dan memenuhi prinsip efektif, efisien, transparan, serta akuntabel," ujarnya.

Dia menuturkan, mengingat betapa pentingnya substansi kegiatan ini maka diharapkan agar seluruh para pengguna anggaran (PA) atau kuasa pengguna anggaran (KPA) dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan saksama. Sehingga informasi yang disampaikan oleh narasumber dapat dipahami sebagai langkah awal pembekalan penyusunan APBD 2020.

"Harapan saya, pengadaan barang/jasa Pemkot Magelang bisa menjadi center of excellent, di mana pengadaan Pemkot Magelang menjadi pusat keunggulan pengadaan barang/jasa sesuai dengan evolusi kelembagaan yang dicanangkan oleh LKPP," katanya.

Menurutnya, layanan pengadaan Kota Magelang juga berkembang dari unit yang reaktif dengan pendekatan yang berorientasi kepatuhan, menjadi unit layanan yang proaktif berorientasi untuk memenuhi "value for money" atau pemenuhan nilai manfaat yang sebesar-besarnya.

"Ke depan diharapkan pihak-pihak yang terlibat dalam perencanaan akan memahami tentang perencanaan pengadaan barang/jasa. Sehingga akan berimbas pada penyusunan APBD yang lebih baik," tuturnya.

Halaman:

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

Pengurus Cabang IAKMI Se-Jateng Dilantik

Sabtu, 4 Februari 2023 | 15:45 WIB

Etika Digital dalam Bermedia Cegah Turbulensi Politik

Kamis, 2 Februari 2023 | 20:48 WIB
X