Bengawan Solo Tercemar, Aliran Air ke Pelanggan PDAM Cepu Masih Belum Normal

- Senin, 13 September 2021 | 06:15 WIB
Pencemaran di Bengawan Solo membuat banyak ikan mati. (suaramerdeka.com / Urip Daryanto)
Pencemaran di Bengawan Solo membuat banyak ikan mati. (suaramerdeka.com / Urip Daryanto)

BLORA, suaramerdeka.com – Tercemarnya Sungai Bengawan Solo di Cepu yang diduga berasal dari limbah ciu berdampak langsung kepada warga Blora.

Mulai dari warga yang menggantungkan hidupnya di sungai Bengawan Solo, hingga pelanggan PDAM di sejumlah kecamatan di Blora Kota ikut terdampak.

Menurut Direktur PDAM Blora, Yan Riya Pramono saat dihubungi Minggu (12/9) hingga saat ini produksi air PAM yang mengambil air baku dari Bengawan Solo belum bisa maksimal.

"Sudah bisa produksi memang namun juga belum normal, sehingga aliran air ke sejumlah pelanggan juga belum bisa lancar semua,’’ jelasnya.

Baca Juga: 35 Pengurus Muslimat NU Dilatih Operator Pangkalan Data

Dikatakan,dengan tercemarnya Bengawan Solo di Cepu, PDAM Blora sempat off produksi.

Akibatnya aliran air pelanggan yang berada di wilayah Cepu, Sambong, Jiken, Jepon, bahkan yang berada di Blora Kota yang jaraknya dari Bengawan Solo Cepu mencapai sekitar 34 Km, juga tercemar.

Dari total 2.700 pelanggan PDAM, sebanyak 1.200 pelanggan tidak lagi mendapatkan pasokan air bersih.

Yan menjelaskan pihaknya belum dapat memprediksi waktu untuk kembali memproduksi air bersih dari Bengawan Solo dengan normal.

Baca Juga: Percepat Penanganan Covid-19, Testing, Tracking dan Treatment Harus Ditingkatkan

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tembakau Musim 2021 Masih Belum Menguntungkan Petani

Sabtu, 27 November 2021 | 21:49 WIB

Gebrak Bayi, Tradisi Berkah Si Buah Hati

Jumat, 26 November 2021 | 22:28 WIB

Polres Pemalang Tangkap Pembuat dan Penjual Uang Palsu

Kamis, 25 November 2021 | 16:12 WIB
X