Angka Putus Sekolah di Kabupaten Grobogan Masih Tinggi, Arah Kebijakan Pemkab di RPJMD Dipertanyakan

- Kamis, 9 September 2021 | 14:32 WIB
Juru bicara Fraksi PKB, Mansata Indah Faratona menyebut angka putus sekolah di Kabupaten Grobogan pada jenjang pendidikan SD/MI dan SMP/MTs masih tinggi, Rabu 8 September 2021. (suaramerdeka.com/Khabib Zamzami)
Juru bicara Fraksi PKB, Mansata Indah Faratona menyebut angka putus sekolah di Kabupaten Grobogan pada jenjang pendidikan SD/MI dan SMP/MTs masih tinggi, Rabu 8 September 2021. (suaramerdeka.com/Khabib Zamzami)

GROBOGAN, suaramerdeka.com - Angka putus sekolah di Kabupaten Grobogan pada jenjang pendidikan SD/MI dan SMP/MTs, selalu menunjukkan peningkatan.

Pada tahun 2019 angka putus sekolah SD/MI sebesar 0,13 persen meningkat menjadi sebesar 0,41persen pada tahun 2020

Begitu juga dengan angka putus sekolah pada jenjang SMP/MTs. Di mana pada tahun 2019 sebesar 0,15 persen meningkat menjadi sebesar 0,19 persen pada tahun 2020.

Hal itu disampaikan juru bicara Fraksi Partai PKB, Mansata Indah Faratona dalam pemandangan umum fraksi-fraksi atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021-2026.

Baca Juga: Capai Herd Immunity, 70 Persen Warga Sleman Ditarget Tervaksinasi Bulan Ini

"Kondisi tersebut menggambarkan adanya strategi dan kebijakan dalam RPJMD sebelumnya tidak tepat sasaran dan tidak tepat program," tutur Indah, Rabu (8/9).

Indah juga meminta penjelasan strategi dan arah kebijakan yang akan dilakukan Pemkab untuk menekan atau menurunkan angka putus sekolah tersebut yang dituangkan dalam RPJMD Kabupaten Grobogan Tahun 2021-2026.

Di samping itu, Fraksi PKB juga mempertanyakan postur anggaran pendidikan dalam penanganan angka putus sekolah dalam RPJMD Kabupaten Grobogan Tahun 2021-2026 dalam lima tahun ke depan.

"OPD mana saja yang menanganinya?," sambungnya.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Libur Akhir Tahun, Destinasi Wisata di Sleman Tetap Buka

Minggu, 28 November 2021 | 15:57 WIB

Tembakau Musim 2021 Masih Belum Menguntungkan Petani

Sabtu, 27 November 2021 | 21:49 WIB

Gebrak Bayi, Tradisi Berkah Si Buah Hati

Jumat, 26 November 2021 | 22:28 WIB
X