Istighosah Koalisi Tembakau: Berharap Pemerintah Meninjau Ulang Regulasi Cukai Rokok

- Rabu, 8 September 2021 | 09:36 WIB
Ketua DPW PKB Jawa Tengah, M Yusuf Chudlori saat jadi pembicara dalam Istighosah Koalisi Tembakau. (suaramerdeka.com / dok)
Ketua DPW PKB Jawa Tengah, M Yusuf Chudlori saat jadi pembicara dalam Istighosah Koalisi Tembakau. (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - DPN Gerbang Tani (Gerakan Kebangkitan Petani dan Nelayan Indonesia) menggelar Istighosah Koalisi Tembakau.

Istighotsah digelar bersama petani tembakau, Ulama, Anggota DPRD, Pelaku Industri Rokok Rumahan dan Pedagang Asongan di kantor DPRD Jawa Tengah, Selasa 7 September 2021.

Ketum DPN Gerbang Tani Idham Arsyad menyebut, istighosah ini diselenggarakan atas inisiatif bahwa adanya kebijakan Pemerintah tentang rencana menaikkan cukai rokok Indonesia.

Koalisi Tembakau bersama DPN Gerbang Tani perlu mengambil sikap dengan menyerap aspirasi dari Petani Tembakau khususnya di Jawa Tengah bahwa kebijakan ini perlu dikaji.

Baca Juga: Ciptakan Layanan Informasi Publik, Ini Dua Terobosan yang dilakukan Kemnaker

Dalam kesempatan yang sama, KH Yusuf Chudlori mengatakan, RUU Tembakau yang diinisiasi FPKB DPR RI, diharapkan menjadi payung keadilan bagi para petani tembakau.

Menurutnya, naiknya cukai rokok akan berdampak pada Perusahaan Besar dengan mudah menekan harga jual petani tembakau.

“Kebijakan Pusat jangan mempermainkan harga tembakau, dengan wacana menaikkan cukai rokok, maka itu akan merugikan petani tembakau,” kata Gus Yusuf.

Gus Yusuf menuturkan, pemerintah masih banyak opsi yang bisa dilakukan untuk meningkatkan APBN tanpa harus menaikkan cukai rokok.

Baca Juga: Jesse Lingard Tolak Perpanjangan Kontrak dari Manchester United, Mau Lihat Situasi Dulu

Sementara itu, untuk menolak rencana pemerintah itu, Gus Yusuf menghimbau kepada semua pihak terutama petani dan asosiasi harus bersatu dan kompak.

“Kunci pertama adalah kekompakan Petani dan Asosiasi Petani. Kami mengawal perjuangan ini, dari daerah ke daerah,” katanya.

Begitu juga kata Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Sukirman, Pemerintah harus meninjau ulang regulasi terkait cukai rokok.

“Meminta Pemerintah Pusat sebaiknya berfikir untuk menggali potensi pajak dengan tidak membebani Petani Tembakau melalui naiknya cukai tembakau,” katanya.

Menanggapi pemaparan Gus Yusuf dan Sukirman, Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Jawa Tengah, M Rifai menyampaikan terima kasih kepada Fraksi PKB DPRD Jateng dan Gerbang Tani yang telah berjuang mengawal petani tembakau Jateng.

“Kami berterima kasih sekali terhadap FPKB DPRD Jateng yang telah berjuang mengawal petani tembakau Jateng,” ucap Rifai.***

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gading Paradise, Hadirkan Miniatur Eropa di Kebumen

Minggu, 5 Desember 2021 | 11:14 WIB

Akun Twitter Siskaee Lenyap, Ada Apa?

Sabtu, 4 Desember 2021 | 10:46 WIB

Disporapar Genjot Kemajuan Sektor Pariwisata

Jumat, 3 Desember 2021 | 22:21 WIB
X