Resmi, Desa Dongos Jepara Menjadi Desa Anti Politik Uang

- Selasa, 7 September 2021 | 16:26 WIB
Bawaslu Jepara resmikan desa Dongos sebagai desa antikorupsi. (suaramerdeka.com/Humas Bawaslu Jepara?
Bawaslu Jepara resmikan desa Dongos sebagai desa antikorupsi. (suaramerdeka.com/Humas Bawaslu Jepara?

JEPARA, suaramerdeka.com - Bawaslu Jepara Kembali resmikan desa binaan bertajuk desa anti politik uang. Kali ini Dongos menjadi desa mitra Bawaslu.

Acara peresmian digelar di Balai Desa Dongos, Kecamatan Kedung pada Selasa, 7 September 2021.

Hadir dalam kegiatan tersebut Koordinator Divisi (Kordiv) Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Sri Wahyu Ananingsih, Komisioner Bawaslu Jepara, Kepala Desa Dongos, Perangkat Desa, BPD, Organisasi Masyarakat, Tokoh Agama, PKK, dan Karang Taruna.

Peresmian dilakukan dengan penandatanganan Memorandum Of Understanding (MOU) oleh Ketua Bawaslu Jepara, Sujiantoko dan dilanjut Pembacaan Deklarasi anti politik uang oleh Kordiv.

Baca Juga: Pelaku Seni Budaya di Sleman Mulai Gelar Pementasan, Prokes Ketat Diberlakukan

Penanganan Pelanggaran Bawaslu Jateng, Ketua Bawaslu Kabupaten Jepara dengan Kepala Desa Dongos yang diwakili oleh Sekretaris Desa (Carik) Desa Dongos.

Ketua Bawaslu Jepara Sujiantoko mengatakan, dalam sambutannya bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meluaskan mitra Bawaslu sebagai pengawas partisipatif, dalam menekan politik uang khususnya di wilayah Kabupaten Jepara.

Ia menambahkan, politik uang masih menjadi problem yang sudah menjadi budaya di masyarakat, untuk itu Bawaslu ingin mencetak kader-kader yang bisa meminimalisir hal tersebut.

"Dengan dibentuknya desa dongos sebagai desa anti politik uang, maka kami mengajak masyarakat untuk menjadi mitra kami dalam pencegahan politik uang,"

Baca Juga: Koes Hendratmo Meninggal Dunia, Tantowi Yahya: Mas Koes Mentor dan Panutan Saya

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Ganjar: Sikapi Fenomena Alam dengan Ilmu Titen

Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:41 WIB
X