Dinsos Sleman Usulkan 49.330 Penerima Bansos Dihapus, Ini Alasannya

- Senin, 6 September 2021 | 07:15 WIB
Bansos (foto: pikiran-rakyat.com)
Bansos (foto: pikiran-rakyat.com)

SLEMAN, suaramerdeka.com - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sleman mengusulkan 49.330 penerima bantuan sosial (bansos) untuk dihapus.

Usulan penghapusan data bansos itu disebabkan beberapa faktor alasan. Di antaranya penerima manfaat sudah pindah, data ganda, invalid, dan meninggal.

Selain itu, Dinsos juga mengindentifikasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang tidak memiliki e-KTP atau tidak ada Nomor Induk Kependudukan (NIK).

"Hasil verifikasi data dari 197.509 DTKS, terdapat 130.649 yang cocok dengan Disdukcapil. Sementara, 11.054 data dinyatakan tidak cocok, 261 penerima sudah meninggal dunia, 49.330 data diusulkan hapus, dan 106 penerima tidak mempunyai e-KTP," kata Kepala Dinsos Sleman Eko Suhargono, Minggu (5/9).

Baca Juga: Bupati Banjarnegara Ditahan KPK, Wabup Siap Jaga Stabilitas Pemerintahan

Sebelumnya, mengacu data Kementerian Sosial, DTKS di Kabupaten Sleman berjumlah 197.509 orang. '

Setelah direkap oleh Dinsos, ditemukan sebagian data penerima yang perlu dilakukan perbaikan.

"Kami mendapatkan tugas dari Kemensos untuk melakukan percepatan perbaikan data pada DTKS. Sejauh ini progres kita sudah mencapai prosentase 96,9 persen," tambahnya.

Perbaikan data ini dilakukan secara periodik setiap setahun, mengingat sifatnya yang sangat dinamis, sehingga pihaknya berupaya selalu aktif memastikan kevalidan data tersebut.

Baca Juga: Terapi Anak Retardasi Mental di Lombok Barat Berlangsung Optimal

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PKS: Kitab Kuning Pondasi Pembangunan Peradaban

Senin, 6 Desember 2021 | 12:03 WIB

Komunitas Save Pekalongan Bantu Warga Terdampak Rob

Senin, 6 Desember 2021 | 09:12 WIB

Gading Paradise, Hadirkan Miniatur Eropa di Kebumen

Minggu, 5 Desember 2021 | 11:14 WIB
X