Penyintas Broken Home Kini Punya Rumah Curhat

- Minggu, 5 September 2021 | 15:51 WIB
mahasiswi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Indah Suci Lorian. (Foto:  Istimewa)
mahasiswi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Indah Suci Lorian. (Foto: Istimewa)

  YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Angka perceraian di Indonesia semakin hari semakin meningkat. Bahkan, lokadata.id menyebutkan pada tahun 2020 presentase perceraian di Indonesia naik menjadi 6,4 persen dari 72,9 juta rumah tangga atau sekitar 4,7 juta pasangan.

Tidak hanya itu, selama masa pandemi kasus, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) pun meningkat.

Jumlah laporan kekesaran menanjak pada tahun 2020 hingga mencapai 2.389 laporan.

Baca Juga: Dukung Percepatan Kekebalan Kelompok, Pemkab Semarang Tambah Tempat Pelayanan dan Vaksinator

Kedua hal ini pada akhirnya mengorbankan anak dan meningkatkan angka broken home.

Prihatin melihat kondisi tersebut, mahasiswi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Indah Suci Lorian menginisiasi hadirnya platform Your Home.

Platform bertujuan merangkul para penyintas broken home, utamanya yang membutuhkan bantuan konsultasi psikologi hingga yang mengalami kekerasan.

Pengalaman Pribadi

Mahasiswi Program Studi Manajemen tersebut mengatakan platform terbentuk dari pengalaman pribadi dan adiknya sebagai penyintas broken home yang mendapatkan kekerasan dan merasa membutuhkan bantuan namun bingung harus ke mana.

Baca Juga: PPSM Sakti Magelang Resmi Daftar Liga 3 Indonesia, Stadion Moch Soebroto Diverifikasi

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

X