Masuk Balaikota Yogyakarta Wajib Vaksin dan Masker

- Kamis, 2 September 2021 | 16:47 WIB
WAJIB VAKSIN : Pengunjung memasuki area Balaikota Yogyakarta yang kini dicanangkan kawasan wajib vaksin.(suaramerdeka.com/Amelia Hapsari)
WAJIB VAKSIN : Pengunjung memasuki area Balaikota Yogyakarta yang kini dicanangkan kawasan wajib vaksin.(suaramerdeka.com/Amelia Hapsari)

 

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Balaikota Yogyakarta dicanangkan sebagai kawasan wajib masker dan wajib vaksin.

Untuk memastikan setiap orang yang masuk ke lingkungan balaikota sudah mendapat suntik vaksin Covid-19, petugas Satpol PP akan melakukan pengecekan di pintu masuk. Jika belum pernah divaksin, maka akan diarahkan menuju tempat vaksinasi yang ada di area balaikota.

"Wajib masker sudah lama diterapkan, dan sekarang dikuatkan dengan wajib vaksin. Supaya tamu juga bisa mendapatkan kepastian bahwa balaikota adalah lingkungan yang sehat," kata Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi disela pencanangan, Kamis (2/9).

Baca Juga: Wacana Amandemen UUD Tak Pengaruhi Jadwal Pilpres

Untuk sementara, layanan vaksinasi di balaikota disediakan lewat mobil vaksin dengan kuota 100 orang per hari. Warga ber-KTP luar Kota Yogyakarta juga bisa dilayani.

"Sasaran kita siapapun yang ada keperluan di balaikota. Kalau menolak divaksin ya berarti tidak bisa masuk," ucapnya.

Pencanangan Balaikota Yogyakarta sebagai kawasan wajib vaksin ini juga sebagai upaya percepatan vaksinasi. Saat ini sudah 430 ribu orang sudah mendapatkan vaksin, di mana 45 persen adalah penduduk ber-KTP Yogyakarta.

Beberapa pekan terakhir, Pemkot mendorong capaian vaksinasi hingga 11 ribu dosis per hari. Target itu jauh lebih tinggi dibanding bulan Juni yang hanya terealisasi 2.300 sasaran.

Baca Juga: Kim Jong Un Gemuk Gara-Gara Kecanduan Keju, Kini Kurus Demi Negara

Untuk mewujudkannya, kapasitas vaksinasi di 18 puskesmas kini ditingkatkan sebesar dua hingga tiga kali lipat dari sebelumnya rata-rata hanya 50 dosis per hari menjadi 100-150 dosis.

Selain itu percepatan dilakukan lewat vaksinasi massal yang sudah dibuka di empat titik yakni XT Square, PDAM, SMAN 7 Yogyakarta, dan BPD DIY. Masing-masing mampu melayani 2.000 sasaran per hari.

"Target kita, bulan Oktober nanti seluruh warga Yogyakarta yang memenuhi syarat harus sudah divaksin," kata Heroe.

Berdasar data, jumlah penduduk Kota Pelajar sekitar 415 ribu jiwa tapi 37 persen diantaranya tidak tinggal di Yogyakarta.

Halaman:
1
2

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X