PTM Terbatas, TK Negeri Pembina Dapati Orang Tua Tak Jujur Soal Kesehatan Anak

- Rabu, 1 September 2021 | 15:48 WIB
PTM TERBATAS: PTM terbatas dalam sebuah kelas di TK Negeri Pembina, Kecamatan Mertoyudan (suaramerdeka.com/Asef Amani)
PTM TERBATAS: PTM terbatas dalam sebuah kelas di TK Negeri Pembina, Kecamatan Mertoyudan (suaramerdeka.com/Asef Amani)

 MAGELANG, suaramerdeka.com - TK Negeri Pembina mendapati orang tua siswa yang kedapatan tak jujur perihal kondisi kesehatan anaknya dalam pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, Senin (30/8).

Kurniawati, Kepala TK Negeri Pembina di Kecamatan Mertoyudan, mengatakan, pihaknya telah mengecek kondisi kesehatan 25 anak yang akan mengikuti PTM sehari sebelumnya. Semua wali murid menyatakan semua siswa dalam kondisi sehat.

Namun, saat diperiksa di pintu masuk TK, seorang anak diketahui batuk- batuk.

"Hari Senin (30/8) si anak sampai sini (sekolah) di cek suhu, kesehatan dan ternyata batuk. Jadi tidak diperkenankan masuk," ujarnya kepada Suara Merdeka, Selasa (31/8).

Baca Juga: Kasus Covid-19 Melandai, Ruang Publik Mulai Dibuka

Pada PTM kali ini, lanjut Kurniawati, diikuti 24 siswa yang terbagi dalam lima kelompok. Ada tiga Kelompok A (usia 4-5) dan sisanya kelompok B (usia 5-6). Dalam tiap kelas, terisi lima siswa plus satu orang guru. Adapun jumlah seluruh siswa 82 orang.

"Seharusnya ada 25 anak yang menjalani PTM ini, tapi kurang satu karena kemarin batuk," terangnya.

Kurniawati menambahkan waktu mulai PTM terbatas pukul 07.30-09.00. Bagi yang belum mendapatkan jatah PTM akan tiba gilirannya dalam dua minggu mendatang. Sekarang mereka menerima pembelajaran secara daring.

Baca Juga: Lantik Pejabat Struktural, PDAM Punya3 Gawe Besar

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ribuan Kader Kesehatan di Sleman Disuntik Booster

Selasa, 30 November 2021 | 13:27 WIB

Hari Naas dan Hari Keberuntungan Selasa Kliwon

Selasa, 30 November 2021 | 10:37 WIB
X