PKM UAD Resmikan Wahana Outbond Kesehatan di Jurug Gunungkidul 

- Selasa, 3 September 2019 | 16:00 WIB
Wakil Bupati Gunungkidul, Dr Drs Immawan Wahyudi MH saat meresmikan Outbond Kesehatan di Jurug, Gunungkidul. (Foto : suaramerdeka.com/Sugiarto)
Wakil Bupati Gunungkidul, Dr Drs Immawan Wahyudi MH saat meresmikan Outbond Kesehatan di Jurug, Gunungkidul. (Foto : suaramerdeka.com/Sugiarto)

GUNUNGKIDUL, suaramerdeka.com - Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, membuat sekaligus meresmikan Wahana Outbond Kesehatan Jurug Gede UAD di Dusun Gembyong, Desa Ngoro-oro, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, kemarin.

Soft Opening Wahana Outbond Kesehatan Jurug Gedhe UAD, di dusun Gembyong, Ngoro-oro, Patuk, Gunungkidul, térsebut, menambah semakin lengkapnya sarana wisata di daerah perbukitan seribu.

Menurut Ketua Tim PKM UAD, Dr Sitti Nur Djannah, wahana outbond ini terdiri dari wahana papan berseri, jembatan titian, jembatan gantung, ular tangga edukasi kesehatan, fun game mencari jejak, dan game-game menarik untuk melatih kepemimpinan, motivasi, kerja sama, dan kekompakan.

Dikatakan, edukasi kesehatan sudah banyak tetapi edukasi kesehatan melalui wahana outbond kesehatan belum ditemukan di Kabupaten Gunungkidul dan ini sangat menarik untuk dikembangkan dan dijadikan contoh.

Program yang pendanaannya bersumber dari Kemenristekdikti ini diusung oleh Tim PKM UAD dengan Ketua Dr Sitti Nur Djannah, Koordinator Dr Surahma Asti Mulasari MKes, Sulistyawati MPH, Dr Fatwa Tentama MSi, dan Tri Wahyuni Sukesi MPH. 

Mewakili Bupati Gunungkidul, Wabup Dr Drs Immawan Wahyudi MH sangat mengapresiasi dan dukungan terhadap program PKM UAD ini. ''Semoga UAD dapat terus bersinergi dengan Pemkab Gunungkidul dalam memajukan wilayah Gunungkidul," ujar Wakil Bupati Gunungkidul saat menghadiri soft opening.

Soft opening dihadiri oleh Wakil Rektor 1 Bidang Konsolidasi dan Peningkatan Kualitas Akademik UAD Dr Muchlas MT, Kepala LPPM UAD, Camat Patuk Gunungkidul, Kepala PKK Gunungkidul, Kadinpar Gunungkidul, Kadinkes Gunungkidul, GM Telkom Indonesia, Dekan FKM UAD, Kepala LPPI UAD, Sekprodi FKM UAD, Kades Ngoro-oro, dan Kades Ngalang. 

Usai acara peresmian dilanjutkan peninjauan kelokasi sekaligus mencoba secara langsung wahana outbond. Sehingga suasana semakin seru karena hampir semua tamu undangan turut mencobanya walau tidak semua dicoba.

Dr Sitti menyampaikan, edukasi kesehatan dalam bentuk wahana outbond di Gunungkidul masih belum ada. "UAD melalui PKM ini mencoba membuat wahana outbond kesehatan ini yang nantinya harapannya akan menjadi salah satu objek wisata yang menjadi favorit di Gunungkidul," katanya.

Sementara Dr Fatwa mengatakan, bahwa Program PKM ini merupakan Kolaborasi Keilmuan Kesehatan Masyarakat dan Psikologi yang diwujudkan dalam Wahana Outbond Kesehatan.

"Setiap wahana dan permainan dalam outbond ini memiliki makna dan arti yang terkait dengan kesehatan fisik dan psikis bagi peserta," ujarnya menjelaskan. 

Dr Surahma menambahkan, dalam agenda ini selain acara pembukaan juga dilakukan penandatanganan MoU antara Dinpar Gunungkidul dengan UAD yang nantinya akan ditindaklanjuti dengan MoU. "Kerjasama ini akan terus berlanjut dalam memajukan Gunungkidul, salah satunya melalui UAD," katanya. 

Halaman:
1
2

Editor: Maya

Tags

Terkini

Pesta Miras di Cepu Memakan Korban, 5 Orang Tewas

Kamis, 20 Januari 2022 | 08:48 WIB
X