Duta Wisata Jadi Penggerak Sadar Wisata

- Kamis, 29 Agustus 2019 | 19:46 WIB
Wali Kota Mochammad Saelany Machfudz didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pekalongan Khusnul Khotimah menyerahkan piala dan hadiah kepada juara I Mas dan Mbak Duta Wisata Kota Pekalongan di Gedung PIBB, baru-baru ini. (SM/ dok)
Wali Kota Mochammad Saelany Machfudz didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pekalongan Khusnul Khotimah menyerahkan piala dan hadiah kepada juara I Mas dan Mbak Duta Wisata Kota Pekalongan di Gedung PIBB, baru-baru ini. (SM/ dok)

PEKALONGAN, suaramerdeka.com - M Ikhlasul Amal dan Irsa Karina Mandasari dinobatkan sebagai Mas dan Mbak Duta Wisata Kota Pekalongan 2019. Grand Final pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kota Pekalongan digelar di Gedung Pusat Inovasi Budaya dan Batik (PIBB), baru-baru ini.

Kepala Dinparbudpora Kota Pekalongan Sutarno berharap pemenang Mas dan Mbak Kota Pekalongan dapat berkontribusi membantu Pemkot Pekalongan dalam mempromosikan kepariwisataan di Kota Pekalongan.

"Harapan kami, mereka dapat mempromosikan potensi-potensi Kota Pekalongan baik seni, budaya, kuliner dan kenyamanan kota untuk menarik lebih banyak wisatawan datang ke kota ini sehingga menumbuhkan perekonomian daerah," katanya.

Sutarno menjelaskan, Mas dan Mbak Duta Wisata Kota Pekalongan terpilih selanjutnya akan menjalani pembekalan guna mengikuti ajang pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata tingkat Jawa Tengah.

"Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Jateng akan dilaksanakan pada Oktober di Boyolali. Kami berharap, mereka yang terpilih ini dapat membawa nama baik Kota Pekalongan di ajang pemilihan tersebut."

Saat membuka acara tersebut, Wali Kota Mochammad Saelany Machfudz mengatakan, seorang duta wisata diharapkan menjadi motor penggerak masyarakat untuk sadar wisata, sehingga mengangkat eksistensi kebudayaan dan pariwisata di Kota Pekalongan.

"Duta wisata memiliki tanggung jawab dalam memberikan wacana terbaik kepada semua pihak di luar daerah. Melalui Pemilihan Duta Wisata ini diharapkan lahir insan pemuda pemudi berkualitas, berprestasi, dan berpotensi serta ikon Kota Pekalongan sadar wisata," katanya.

‘’Selama ini Kota Pekalongan terkenal dengan batiknya. Padahal, masih banyak hal-hal menarik dan potensi daerah yang masih bisa dikembangkan seperti kuliner, wisata sejarah, budaya dan obyek wisata lainnya,’’ kata M Ikhlasul Amal, mahasiswa Universitas Diponegoro itu.

Senada, Irsa Karina Mandasari akan mempersiapkan untuk Pemilihan Duta Wisata tingkat Jawa Tengah. ‘’Kami punya target di ajang pemilihan tingkat provinsi dapat masuk tiga besar sehingga memang harus kami persiapkan dengan maksimal dan sungguh-sungguh," terangnya.

Halaman:

Editor: Achmad Rifki

Tags

Terkini

Berdayakan Umat, NU Kebumen Kembangkan Pertanian

Minggu, 19 September 2021 | 21:50 WIB

Banyak Petani Frustasi, Pemerintah Beri Pelatihan

Minggu, 19 September 2021 | 19:20 WIB

Pola Vaksinasi Jemput Bola, Sediakan Ayam untuk Hadiah

Minggu, 19 September 2021 | 15:35 WIB

HUT Ke-76, PMI Sleman Siapkan Berbagai Inovasi

Sabtu, 18 September 2021 | 06:45 WIB

BPBD Kaji Risiko Kebencanaan Jelang Musim Penghujan

Jumat, 17 September 2021 | 16:28 WIB
X