PKB Beri Kopensasi Pada Caleg yang Tidak Terpilih

- Kamis, 15 Agustus 2019 | 18:00 WIB
Foto Istimewa
Foto Istimewa

BANTUL, suaramerdeka.com - Gagal menjadi calon legislatif 2019, memang cukup menyakitkan dan menyedihkan. Apalagi orang tersebut sudah habis banyak, namun tetap tidak lolos menjadi anggota dewan. Tentu kondisi ini bisa membuat yang bersangkutan stress, bahkan bisa mengalami gangguan jiwa.

Untuk mengantasipasi itu DPC PKB Kabupetan Bantul, membuat program cukup bijaksana. Supaya caleg yang tidak terpilih bisa tetap tenang dan tidak stress, maka DPC PKB mengembalikan jumlah suara yang diperoleh dengan hitungan satu suara diberi kopensasi Rp 10 ribu. 

Menurut Sekretaris DPC PKB Kabupaten Bantul, Subhan Nawawi, dana kompensasi perolehan suara bagi calon legislatif yang tidak terpilih merupakan keputusan bersama baik partai maupun semua calon legislatif yang maju melalui PKB.

Keptusan ini sudah diketahui sejak awal oleh semua calon, sehingga mereka tidak mempermasalahkan hal tersebut. Sebaliknya justru bisa membantu calon yang tidak lolos. ''Jadi dari awal para caleg yang akan maju melalui PKB sudah tahu,'' katanya di Bantul, kemarin.

Menurut politisi asal PKB Sewon, jumlah perolehan suara dari caleg PKB dari seluruh daerah pemilihan di Kabupaten Bantul hampir mencapai 34 ribu suara, sehingga kompensasi yang akan diberikan mencapai Rp 340 juta dengan asumsi 1 suara dihargai Rp 10 ribu.

Kompensasi Rp 340 juta tersebut, ditanggung oleh 6 caleg yang terpilih dengan besaran kompensasi proporsional. Caleg yang terpilih dengan suara terkecil akan memberikan kompensasi terbesar, sebaliknya caleg yang perolehan suara terbanyak by name paling kecil memberikan kompensasi.

"Tapi kompensasi terbesar yang harus diberikan kepada caleg yang gagal paling tinggi Rp 50 an juta," katanya lagi. Pemberian kompensasi ini, sebagai bentuk penghargaan partai atas perjuangannya dalam memenangkan partai pada Pemilu 2019.

Agus Salim salah satu caleg terpilih mengaku, siap memberikan uang kompensasi bagi caleg yang gagal terpilih. Karena bagaimanapun tanpa kehadiran caleg tidak mungkin dirinya duduk di kursi DPRD Kabupaten Bantul.

"Ini sudah menjadi keputusan partai, jadi harus dilaksanakan. Apalagi saya juga ikut merumuskan besaran kompensasi tersebut, jadi mau tidak mau kita harus mematuhinya,'' ujar Agus Salim yang juga Bendahara DPC PKB Bantul ini.

Editor: Maya

Tags

Terkini

Serahkan DIPA dan TKD 2023, Dana Desa Jateng Rp 7,85 T

Selasa, 6 Desember 2022 | 21:22 WIB

Kominfo Sosialisasikan RKUHP di Unsoed Purwokerto

Selasa, 6 Desember 2022 | 17:50 WIB

Jateng Optimistis: Siapkan Upaya Konkret Hadapi Resesi

Selasa, 6 Desember 2022 | 05:20 WIB
X