Sepanjang Jalan Kenangan, Warga Diajak Menelusuri Jejak Sejarah Kota Tua Prembun

- Selasa, 31 Agustus 2021 | 17:31 WIB
Para ibu antusias mengikuti jelajah pusaka "Tutur Tinular I - Sepanjang Jalan Kenangan" menelusuri jejak sejarah kota tua Prembun, Kebumen. (SM/dok)
Para ibu antusias mengikuti jelajah pusaka "Tutur Tinular I - Sepanjang Jalan Kenangan" menelusuri jejak sejarah kota tua Prembun, Kebumen. (SM/dok)

KEBUMEN, suaramerdeka.com - Komunitas Pusaka (KUPU) Prembun, Kebumen kembali melaksanakan event kelimanya bertajuk "Tutur Tinular I - Sepanjang Jalan Kenangan", Minggu (29/8).

Dalam event jelajah pusaka itu, sebanyak 30-an peserta diajak menyusuri jejak sejarah kota tua Prembun yang pada masa kolonial merupakan lokasi pabrik gula. Menariknya, kegiatan ini menyasar para ibu di Prembun dan sekitarnya.

Tak hanya para ibu yang antusias mengikuti kegiatan. Para remaja bahkan anak-anak juga tertarik mengikuti jelajah sejarah ini.

Jelajah kali ini berlangsung pagi hari. Sembari berjalan santai para peserta dapat mengetahui secara langsung beberapa lokasi bekas pabrik gula yang masih tersisa hingga sekarang.

Baca Juga: Percepat PTM, Jokowi Minta Vaksinasi Pelajar & Santri Digelar Besar-besaran

Mapolsek Prembun yang dahulu digunakan sebagai Kantor Administrateur Remboen Suicker Fabriek (1891-1933) atau pabrik gula Prembun menjadi titik awal kegiatan ini.

Gedung ini sempat pula menjadi markas Tentara PETA serta Kantor Kependudukan Sementara (kantor kabupaten) pasca Perjanjian Renville (1947-1948).

Salah satu fakta menarik, Jenderal Ahmad Yani dan Jendrral Sarwo Edie Wibowo pernah bertugas di tempat ini.

Titik kunjungan berikutnya ialah SMP Negeri 1 Prembun yang dahulu merupakan gedung Kamar Bola atau "Societeit" nya Suicker Fabriek Remboen.

Kemudian Stasiun KA Prembun serta deretan rumah loji yang dahulu dihuni para pegawai pabrik gula. Perjalanan berakhir di bekas rumah dinas kepala pabrik gula Remboen yang saat ini dihuni oleh Kepala Desa Prembun Slamet Suharno.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Ganjar: Sikapi Fenomena Alam dengan Ilmu Titen

Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:41 WIB
X