Miliki Sabu dan Ganja, Seorang Pemuda di Pekalongan Ditangkap

- Selasa, 31 Agustus 2021 | 17:07 WIB
Kasatnarkoba Polres Pekalongan Kota AKP Edi Sukamto Nyoto didampingi Kasi Humas AKP Suparji, dan tersangka menunjukan barang bukti sabu dan ganja yang dibungkus dalam bekas bungkus rokok dalam konferensi pers di Mapolres setempat, Selasa (31/8). (suaramerdeka.com/Kuswandi).
Kasatnarkoba Polres Pekalongan Kota AKP Edi Sukamto Nyoto didampingi Kasi Humas AKP Suparji, dan tersangka menunjukan barang bukti sabu dan ganja yang dibungkus dalam bekas bungkus rokok dalam konferensi pers di Mapolres setempat, Selasa (31/8). (suaramerdeka.com/Kuswandi).

PEKALONGAN, suaramerdeka.com - Imam Khanafi Rosyadi (30), seorang pemuda warga Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, ditangkap petugas Satnarkoba Polres Pekalongan Kota.

Ia ditangkap lantaran kedapatan memiliki sabu dan ganja ketika digerebek di Jalan Ki Mangunsarkoro Kelurahan Degayu Kecamatan Pekalongan Selatan, Senin (16/8) lalu.

Barang bukti disita sabu seberat 0,42 gram dan ganja 2,78,gram, yang dibungkus dalam bekas bungkus rokok.

Baca Juga: Taliban Menang Picu Bangkitnya Terorisme di Indonesia, Densus 88: Waspadai Penyebaran Paham di Medsos

Kapolres Pekalongan Kota M Irwan Susanto, melalui Kasanarkoba AKP Edi Sukamto Nyoto, menjelaskan penangkapan tersangka Imam berawal adanya informasi dari masyarakat, jika yang bersangkutan diketahui kerap memakai sabu dan ganja.

Dari informasi itu, kemudian petugas melakukan penyelidikan, dan ternyata benar adanya. Dia ditangkap di Jalan Ki Mangunsarkoro Degayu, beserta barang bukti sabu dan ganja.

"Tersangka mengaku hanya dikonsumsi sendiri, tetapi hal itu masih terus dikembangkan, tidak menutup kemungkinan tersangka sebagai pengedar," terang AKP Edi Sukamto Nyoto, didampingi Kasi Humas AKP Suparji, dalam konferensi pers di Mapolres setempat, Selasa, 31 Agustus 2021 siang.

Baca Juga: Semarang PPKM Level 2, Perbaiki Angka Tes dan Pelacakan

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun.

Tersangka Imam mengaku, sudah mengkonsumsi barang haram itu sejak dua tahun yang lalu. Barang itu didapatkan dengan cara beli dari seseorang seharga Rp 350 ribu per paket, sedangkan ganja Rp 100 ribu.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ganjar: Sikapi Fenomena Alam dengan Ilmu Titen

Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:41 WIB
X