Kades Petanahan Dilaporkan ke Kejaksaan, Dugaan Penyimpangan ADD

- Selasa, 23 Juli 2019 | 20:45 WIB
Tenaga Ahli DPR, Yarianto, bersama pengacara HD Sriyanto keluar dari Kejaksaan Negeri Kebumen usai melaporkan Kades Petanahan Warkhah atas dugaan tipikor ADD, Selasa (23/7). (suaramerdeka.com/Supriyanto)
Tenaga Ahli DPR, Yarianto, bersama pengacara HD Sriyanto keluar dari Kejaksaan Negeri Kebumen usai melaporkan Kades Petanahan Warkhah atas dugaan tipikor ADD, Selasa (23/7). (suaramerdeka.com/Supriyanto)

KEBUMEN, suaramerdeka.com - Setelah dilaporkan kepada Polres Kebumen dalam perkara dugaan penipuan dan pencemaran nama baik, Kepala Desa Petanahan Warkhah dan kawan-kawan, dilaporkan oleh warga dan Anggota DPR Ir KRT Darori Wonodipuro MM ke Kejaksaan Negeri Kebumen, Selasa (23/7).

Laporan terkait dugaan tindak pidana korupsi alokasi dana desa (ADD) rentang waktu 2013-2018 itu, disampaikan oleh tenaga ahli DPR  Yarianto dan advokat HD Sriyanto SH MH MM yang ditunjuk sebagai kuasa hukum Darori Wonodipuro. Laporan diterima oleh Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Kebumen, Pramono Budi Santosa, di Kejari Kebumen.

Secara resmi laporan tertanggal 23 Juli 2019 itu ditandatangani oleh dua warga Desa Petanaham bernama Wardiono dan Walidin. Sedangkan di bawahnya mengetahui anggota DPR RI Darori Wonodipuro juga sebagai pelapor.

Ada pun sejumlah proyek yang diduga terdapat penyimpangan, menurut laporan itu, adalah proyek renovasi dan pengurugan Pasar Unggas 2013 di Dusun Pasuruhan, Desa Petanahan. Proyek itu sesuai laporan dikerjakan oleh CV Sama-sama atau Sumarno warga Jalan Guyangan, Desa Petanahan.

Kemudian sejumlah proyek talut yakni di sebelah barat pasar hewan di Dusun Tumbakkeris yang disebut dikerjakan oleh CV Kharisma (Darhadi). Talut di kompleks persawahan Dusun Pesuruhan sepanjang 150 meter yang dilaporan dikerjakan oleh CV Sama-sama (Sumarno). Adapun talut  di kompleks persawahan Dusun Pesuruhan sepanjang  150 meter disebut dikerjakan oleh Darhadi. Kemudian talut di Gang Pelem tahun 2018 sepanjang 350 meter dikerjakan  oleh Irvan yang tak lain anak kepala Desa Petanahan.

Selanjutnya, proyek pembangunan pasar di Dusun Tumbakkeris dikerjakan oleh CV Kharisma (Darhadi) dan proyek pengaspalan jalan desa mulai dari PKU Muhammadiyah Petanahan lama sampai dengan lapangan Tumbakkeris yang dikerjakan oleh CV Sama-sama. Laporan yang terdiri atas tiga lembar dengan kop surat Advokat/Pengacara HD Sriyanto SH MH MM & Rekan itu ditembuskan ke Jaksa Agung, Kepala Kejaksaan Tinggi Semarang, Kapolda Jateng dan Kapolres Kebumen.

Sesuai Prosedur

Yarianto menyampaikan, laporan ke kejaksaan tersebut merupakan tindak lanjut dari aduan masyarakat. Intinya proyek tersebut diduga terjadi penyimpangan sehingga dilaporkan ke kejaksaan.

"Untuk bukti-bukti sudah kami persiapkan, dan siap kami sampaikan pada saatnya nanti dibutuhkan," ujar Yarianto, didampingi kuasa hukum Sriyanto.

Halaman:

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

Pengurus Cabang IAKMI Se-Jateng Dilantik

Sabtu, 4 Februari 2023 | 15:45 WIB

Etika Digital dalam Bermedia Cegah Turbulensi Politik

Kamis, 2 Februari 2023 | 20:48 WIB
X