Gelombang Tinggi dan Angin Kencang Saatnya Penyu Bertelur

- Selasa, 9 Juli 2019 | 13:14 WIB
Foto Istimewa
Foto Istimewa

BANTUL, suaramerdeka.com - Sejak beberapa hari terakhir ini, gelombang pantai selatan pasang hingga empat meter. Naiknya gelombang tinggi tersebut, disertai angin kencang. Bersamaan dengan itu, puluhan penyu berusaha naik ke pantai untuk bertelur.

Menurut Mugari, salah seorang nelayan Pantai Samas mengatakan, gelombang pasang dan angin kencang diperkirakan akan terjadi hingga beberapa hari kedepan. 

''Paling tidak gelombang pasang dan angin kencang akan berlangsung sampai Rabu hingga Kamis (10-11/7),'' katanya kemarin. ''Informasi ini diperoleh dari BMKG,'' imbuhnya sambil memperbaiki jala yang rusak.

Gelombang pasang yang terjadi di Pantai Samas ini, lanjut dia, bahkan bisa menaikkan potongan pohon kelapa dari dasar laut setelah hanyut dari sungai. Gelombang dan angin kencang tersebut, sampai mampu mengangkat batang pohon kelapa.

''Jadi memang gelombangnya tinggi dan di dukung dengan angin kencang, membuat gelombang semakin ganas ketika menerjang bibir pantai," katanya.

Gelombang pasang dan angin kencang praktis membuat nelayan semakin lama menganggur, karena sejak libur Lebaran hingga sekarang ini nelayan Pantai Samas sama sekali belum melaut.

"Tangkapan ikan buruk, gelombang pasang ditambah angin kencang membuat nelayan tidak berani melaut. Saat ini betul-betul paceklik ikan, karena gelombang besar dan angin kencang,'' katanya‎.

Gelombang pasang disertai angin kencang, menurut Rujito nelayan yang lain di Pantai Samas sekaligus pelestari penyu mengatakan, saat gelombang pasang dan angin kencang justru banyak penyu yang naik ke pantai untuk bertelur.

''Hari ini sekitar jam 10.00 WIB ada nelayan yang menemukan telur penyu 70 butir dan diserahkan kepada saya,'' katanya. Telur-telur itu langsung kami simpan untuk kami rawat agar segera menetas,'' imbuhnya.

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

Sapi Milik Peternak Miskin Dibantu Pakan Konsentrat

Minggu, 26 September 2021 | 20:04 WIB

Klinik Bima Husada, Gratis Bagi Warga Tak Mampu

Minggu, 26 September 2021 | 19:04 WIB

Prospek Budi Daya Tanaman Porang di Magelang Terbuka

Minggu, 26 September 2021 | 13:26 WIB

2.358 Peserta Tes Berebut 100 Kuota CPNS Pemkab Kebumen

Sabtu, 25 September 2021 | 15:51 WIB

Belasan Kelompok Tani di Sleman Dibantu Alsintan

Jumat, 24 September 2021 | 14:49 WIB
X