Sadari Konsekuensinya, Inilah Fakta Tentang Pinjaman Online yang Patut Dipahami

- Jumat, 26 Februari 2021 | 00:14 WIB
Foto: istimewa
Foto: istimewa

UTANG  atau meminjam uang seringkali dianggap sebagai hal yang tabu dan dihindari oleh masyarakat pada umumnya. Padahal, kegiatan tersebut dapat menjadi jalan keluar untuk menyelesaikan masalah keuangan dan kembali bangkit dari keterpurukan. Berutang untuk kebutuhan produktif juga seringkali ampuh menjadikan keuangan menjadi stabil dan meningkatkan pendapatan dengan signifikan.

Memang, agar bisa meminimalisir risikonya, Anda perlu memahami dan mempertimbangkan segala kemungkinan dari produk pinjaman cepat yang akan digunakan. Salah satunya adalah pinjaman online atau pinjol yang saat ini cukup populer dimanfaatkan oleh sebagian orang, namun juga dihindari oleh sebagian lainnya.

Bukan tanpa alasan, pinjaman online mampu meraih popularitasnya seperti sekarang ini karena memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh produk pinjaman lainnya, yakni syarat pengajuan yang mudah dan dana dapat diterima dengan segera. Sedangkan, masyarakat yang masih skeptis dengan layanan keuangan ini merasa risiko meminjam uang secara online cukup tinggi melilit keuangan.

Munculnya dua kubu dalam memanfaatkan pinjaman online tersebut bukanlah hal yang mengherankan terjadi. Nah, jika Anda masih bingung dengan keamanan dan risikonya, menyimak 4 fakta tentang pinjaman online ini mungkin dapat menjawab keraguan Anda. Dengan begitu, pertanyaan seperti layak nggak sih produk keuangan tersebut digunakan, tak lagi terlintas di benak Anda

1. Tidak Semua Layanan Pinjaman Online ‘Jahat’

Prasangka buruk dan skeptis dari masyarakat yang enggan menggunakan pinjol datang dari beragam kasus penipuan yang dilakukan oleh oknum tak bertanggung jawab. Namun, asal bersikap waspada dalam memilih penyedia layanan pendanaan online, Anda pasti bisa dengan mudah menemukan layanan yang legal, kredibel, dan terpercaya.

Perlu dipahami jika ada banyak penyedia pinjaman online resmi yang menawarkan layanan dengan etika bisnis dan mengikuti aturan yang berlaku. Yang salah dan pasti melilit keuangan adalah saat Anda mengajukan pinjol di layanan yang tidak jelas kredibilitas dan legalitasnya.

Beberapa ciri layanan pinjaman online ilegal biasanya meliputi:

a. Tidak ada izin usaha dari OJK atau Otoritas Jasa Keuangan.
b. Syarat serta ketentuan yang abu-abu, terutama perihal cara kerja, tenor, bunga, dan biaya tambahan.
c. Identitas perusahaan tidak jelas.
d. Denda keterlambatan dan bunga selangit, serta menggunakan akumulasi perhitungan harian.

Tentunya, jika menemui pinjaman online dengan ciri-ciri di atas, jangan pikir dua kali untuk menghindarinya. Dengan begitu, Anda tidak akan sampai terlilit utang berkepanjangan karena salah memilih layanan pinjaman.

2. Ada Aturan, Ketentuan, dan Pengawasan dari Lembaga Resmi Negara

Setiap fintech resmi yang menawarkan layanan pinjaman online pasti mengikuti aturan dan ketentuan, serta mendapat pengawasan dari OJK. OJK sendiri adalah lembaga resmi negara yang bertugas untuk mengawasi aktivitas jasa keuangan di Indonesia dan mengeluarkan segala aturan agar tak merugikan salah satu pihak.

3. Jangan Ragu Melaporkan Jika Terjadi Pelanggaran

Di poin sebelumnya dijelaskan bahwa aktivitas layanan pinjaman online yang legal harus mematuhi aturan dan ketentuan yang diberlakukan oleh OJK. Oleh karena itu, jika Anda mengetahui ada kebijakan yang bertentangan dengan aturan atau ketentuan tersebut, jangan ragu lagi untuk melaporkannya ke lembaga tersebut.

Namun, agar bisa memergoki pelanggaran yang mungkin dilakukan oleh penyedia, Anda juga harus memahami aturan dan ketentuannya. Jadi, sebelum menyetujui kontrak pinjaman online, crosscheck dulu segala poin perjanjian tersebut dengan aturan OJK. Pelaporan serupa juga bisa dilakukan jika ada aktivitas penagihan utang yang cenderung ke arah teror, atau terjadi kebocoran data pribadi.

4. Kemudahan dan Kepraktisan Pinjaman Online Adalah Privilege Berharga Mahal

Kepraktisan, kemudahan pengajuan, dan cepatnya dana dicairkan kepada nasabahnya merupakan keistimewaan utama dari pinjaman online. Namun, di balik privilege tersebut, Anda sebagai pihak peminjam harus rela menerima bunga pinjaman online yang relatif lebih tinggi ketimbang produk pinjaman lainnya.

Tenang saja, meski cenderung lebih tinggi, tingkat suku bunga yang dibebankan oleh pinjaman online terpercaya masih sesuai dengan batasan yang tercantum pada aturan OJK, termasuk juga variasi tenor pelunasannya. Dalam kata lain, asal Anda dapat bersikap bijak dan tidak mengajukan pinjaman dengan nominal melebihi kemampuan finansial, mustahil pinjaman tersebut akan mengacaukan keuangan Anda.

Dengan Pertimbangan yang Matang, Pinjaman Online Dapat Menjadi Penyelamat Keuangan

Pada dasarnya, yang dapat mendekatkan manfaat dan menjauhkan risiko pinjaman online adalah Anda sendiri sebagai pihak pengguna. Jika menyadari segala konsekuensinya, mempertimbangkan jumlah pinjaman yang diajukan dengan matang, dan memilih layanan yang legal serta terpercaya, sudah pasti pinjaman online tidak akan sampai berimbas buruk. Jadi, tidak ada alasan lagi untuk ragu manfaatkan pinjaman online kala problem finansial menyerang.

Halaman:

Editor: Andika

Terkini

Digital Tak Membuat Tradisi Terpental

Selasa, 12 Oktober 2021 | 16:47 WIB

WhatsApp Down, Aplikasi AyoTalk Jadi Alternatif

Selasa, 5 Oktober 2021 | 09:51 WIB

Tren Data Bocor Makin Marak, Badan Siber Perlu Penguatan

Selasa, 14 September 2021 | 18:24 WIB

Bijak Gunakan Medsos, Jangan Julid, Perhatikan Nomor 5

Minggu, 12 September 2021 | 07:58 WIB
X