90 Perusahaan di China Bergabung Bentuk Komite, Termasuk Huawei dan Xiaomi

Red
- Senin, 1 Februari 2021 | 12:12 WIB
Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) Tiongkok mengungkapkan bahwa 90 perusahaan telah mengajukan permohonan bersama untuk pembentukan Komite Teknis Standardisasi Sirkuit Terpadu Nasional dengan sekretariat yang diusulkan di Institut Standardisasi Elektronik Tiongkok.

Semikonduktor China adalah salah satu tautan lemah dalam manufaktur elektronik, setelah Amerika Serikat melarang Huawei dan ZTE untuk mengakses teknologi AS.

Bahkan perusahaan semikonduktor seperti SMIC yang berusaha untuk mengisi kekosongan yang diciptakan oleh larangan tersebut dicegah mengakses teknologi AS. Juga, sebagian besar pengecoran berskala kecil atau lemah dalam teknologi sehingga mereka perlu bekerja sama dalam kelompok.

Baca Juga: Huawei Bakal Pakai Layanan Google Kembali? Ini Penjelasannya

Dikutip dar Gizmochina, Senin (1/2) tujuan dibentuknya komite ini adalah untuk mengkoordinasikan industri-industri yang lemah dan promosi pekerjaan standardisasi sirkuit terpadu serta memperkuat team building standardisasi.

Sebanyak 90 perusahaan China yang menjadi bagian dari konsorsium ini, diantaranya Huawei, HiSilicon, Xiaomi, Datang Semiconductor, Unichip Microelectronics, Zhanrui Communication, ZTE Microelectronics, SMIC, Datang Mobile, China Mobile, China Unicom, ZTE dan Tencent dan masih banyak lagi.

Komite tersebut akan fokus pada sejumlah hal, di antaranya meningkatkan standar yang relevan untuk penilaian chip, juga melakukan penelitian dan perumusan standar dalam menanggapi kinerja, keandalan dan persyaratan keamanan informasi produk.

Editor: Rosikhan

Tags

Terkini

Google Maps Punya 3 Fitur Andalan Terbaru, Penasaran?

Rabu, 24 November 2021 | 14:41 WIB

Digital Tak Membuat Tradisi Terpental

Selasa, 12 Oktober 2021 | 16:47 WIB

WhatsApp Down, Aplikasi AyoTalk Jadi Alternatif

Selasa, 5 Oktober 2021 | 09:51 WIB
X