Inggris Mengambil Sikap Hati-hati dalam Membantu Penyelesaian Taliban di Afghanistan

- Minggu, 22 Agustus 2021 | 12:13 WIB
Pasukan Taliban di Afghanistan. (pikiran rakyat)
Pasukan Taliban di Afghanistan. (pikiran rakyat)

INGGRIS, suaramerdeka.com - Pemerintah Inggris bersikap hati-hati dalam membantu menyelesaikan masalah Taliban di Afghanistan.

Sebab Inggris memiliki refleksi serius untuk dilakukan 'sedikit atau tanpa konsultasi' oleh Amerika Serikat.

Sehingga pada akhirnya Inggris menarik diri dari Afghanistan.

Baca Juga: AEO6 dan APAEC 2016-2025 Phase II Dukung Pengembangan Energi Berkelanjutan

Karena jika tidak, Inggris berisiko terdegradasi ke divisi kedua kekuatan global.

"Kami (Inggris) berisiko terdegradasi ke divisi kedua kekuatan global. Mungkin kami tidak keberatan. Tapi setidaknya kami harus mengambil keputusan dengan hati-hati," kata mantan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair, seperti yang dikutip suaramerdeka.com dari pikiran-rakyat.com, minggu, 22 Agustus 2021.

Inggris sendiri pada masa pemerintahan PM Tony Blair di tahun 2001 memerintahkan mengirim pasukan  Inggris  ke Afghanistan  pada tahun 2001.

Baca Juga: PM Baru Malaysia Ismail Sabri Resmi Dilantik, Sempat Dianggap Pilihan yang Buruk

Akan tetapi  memutuskan untuk mundur didorong "bukan oleh strategi besar tetapi oleh politik".

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Arab Saudi Izinkan 6 Negara Masuk, Termasuk Indonesia

Jumat, 26 November 2021 | 12:39 WIB

Dihantam Gelombang 4 Covid-19, Austria Lockdown Total

Senin, 22 November 2021 | 16:15 WIB

Hari Pohon Sedunia, Menghormati Jasa J Sterling Morton

Minggu, 21 November 2021 | 13:05 WIB
X