Negara Kaya Menimbun Vaksin Booster, Afrika Tak Kebagian, WHO: Ini Penghinaan

- Jumat, 20 Agustus 2021 | 10:34 WIB
Vaksin Moderna (Nugroho Wahyu Utomo)
Vaksin Moderna (Nugroho Wahyu Utomo)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Negara-negara kaya berlomba-lomba memberikan suntikan penguat vaksin Covid-19.

Direktur Afrika di Badan Kesehatan Dunia (WHO) Dr. Matshidiso Moeti menanggapi hal tersebut sebagai sebuah penghinaan terhadap kesetaraan vaksin.

“Langkah beberapa negara untuk memperkenalkan suntikan booster karena mereka telah menimbun vaksin, mereka mengolok-olok kesetaraan vaksin,” kata Dr. Moeti seperti dikutip dari The New York Times, Jumat (20/8).

Seperti diketahui, masih banyak negara-negara di dunia, terutama di benua Afrika, masih berjuang untuk mendapatkan pasokan vaksin.

Baca Juga: 375 Siswa MTs dan MANU Mranggen Jalani Vaksinasi Kedua, Dukung Tercapainya Herd Immunity

Tingkat vaksinasi di negara-negara Afrika pun tertinggal jauh di belakang benua lain dengan hanya 2% dari 1,3 miliar penduduk yang telah divaksinasi penuh.

“Meskipun pengiriman vaksin telah dipercepat dalam beberapa minggu terakhir, negara-negara Afrika masih belum mendapatkan pasokan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan mereka,” jelasnya

Angka kasus Covid-19 Afrika tercatat sudah lebih dari 7,3 juta kasus dan 184.000 kematian akibat Covid-19.

Baca Juga: Komoditas Baru, Presiden Instruksikan Mentan Seriusi Porang Sebagai Andalan Ekspor

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Arab Saudi Izinkan 6 Negara Masuk, Termasuk Indonesia

Jumat, 26 November 2021 | 12:39 WIB

Dihantam Gelombang 4 Covid-19, Austria Lockdown Total

Senin, 22 November 2021 | 16:15 WIB

Hari Pohon Sedunia, Menghormati Jasa J Sterling Morton

Minggu, 21 November 2021 | 13:05 WIB
X