Pesawat AS Angkut Ratusan Warga Afghanistan

- Selasa, 17 Agustus 2021 | 21:18 WIB
Ribuan Warga Ingin Tinggalkan Kabul Duduki Bandara Minta Dievakuasi (Tangkapan layar video Independent.co.uk.)
Ribuan Warga Ingin Tinggalkan Kabul Duduki Bandara Minta Dievakuasi (Tangkapan layar video Independent.co.uk.)

AFGHANISTAN, suaramerdeka.com - Lebih dari 600 warga Afghanistan, termasuk anak-anak, duduk sambil berdesakan di lantai pesawat militer AS yang meninggalkan Kabul setelah ibu kota itu diambil alih oleh pemberontak Taliban.

Sebuah foto yang memperlihatkan warga sipil Afghanistan --beberapa membawa koper, lainnya memegang botol susu bayi-- di dalam pesawat kargo C-17 menjadi viral di media sosial.

Seorang pejabat AS mengatakan sekitar 640 orang bersusah payah menaiki pesawat itu pada Minggu, ketika ribuan orang yang putus asa ingin meninggalkan Afghanistan mendatangi bandara Kabul.

Baca Juga: Doa Menag di HUT Ke-76 RI: Jagalah Bangsa Ini dari Keindahan Anugrah-Mu

"Jumlah penumpang yang biasanya tak setinggi itu adalah dampak dari situasi keamanan dan perlu segera diputuskan oleh kru yang memastikan mereka dikeluarkan dengan cepat dari negara itu," kata pejabat tersebut.

Menurut pembuat pesawat, Boeing, C-17 Globemaster III dapat membawa 134 penumpang, termasuk 54 orang di kursi samping dan 80 orang di lantai.

Banyak warga Afghanistan berusaha memanjat ke pesawat lewat pintu yang setengah terbuka, sebelum pesawat tinggal landas menuju Qatar dengan penumpang terbanyak yang pernah diangkut oleh pesawat semacam itu, kata situs pertahanan dan keamanan AS Defense One dalam sebuah berita.

Video dan foto lain yang menyedihkan muncul dari bandara Kabul, di mana sejumlah saksi mengatakan beberapa orang telah tewas, dan memperlihatkan warga Afghanistan memanjat ke pesawat dan bergantungan pada roda pendaratan dalam upaya untuk keluar dari negara itu.

Baca Juga: Ini Fakta Menarik di Balik Uang Pecahan Kertas Rp75 Ribu yang Viral Setahun Lalu

Bagi sejumlah pengamat, gambar di dalam pesawat C-17 merupakan tanda dari harapan dan keberanian kru evakuasi.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Sumber: Antara, Reuters

Tags

Terkini

Perang Dunia Semakin Menguat, Ini Kata Pakar Militer

Senin, 26 September 2022 | 14:35 WIB
X