Protes Lockdown di China Akibatkan Lonjakan Tertinggi Kasus Baru Covid-19

- Selasa, 29 November 2022 | 07:02 WIB
Protes lockdown di China akibatkan lonjakan tertinggi kasus baru Covid-19 (Twitter @janisfrayer)
Protes lockdown di China akibatkan lonjakan tertinggi kasus baru Covid-19 (Twitter @janisfrayer)

BEIJING, suaramerdeka.com - China telah membukukan rekor tertinggi lonjakan kasus baru Covid-19 pada Senin, 28 November 2022.

Rekor lonjakan tertinggi kasus baru Covid-19 terjadi pasca protes akhir pekan yang melanda seluruh negeri atas lockdown pembatasan oleh pemerintah China.

Pecahnya protes lockdown Covid-19 hingga meluas ke berbagai tempat di China dikabarkan merupakan yang pertama dan belum pernah terjadi sebelumnya.

Unjuk raja yang terjadi hampir di seluruh negeri, dimulai akibat kebijakan pembatasan pemerintah China di Xinjiang, Urumqi.

Baca Juga: Gercep! WhatsApp Nomor Ini, Kalau Ingin Mendapatkan Set Top Box Gratis, Tidak Kebagian Nyesel Tanggung Sendiri

Xinjiang sendiri merupakan kawasan bagi 10 juta warga Muslim Uighur.

Akibat dari pembatasan ini, lebih dari 4 juta penduduk dilarang meninggalkan rumah masing-masing selama kurang lebih 100 hari.

Kebijakan ini telah mendapatkan kecaman dari HAM dan pemerintah Barat yang sejak lama telah menganggap pemerintah China melanggar hak etnis minoritas sebagian besar Muslim.

Pelanggaran hak ini termasuk kerja paksa di kamp-kamp interniran.

Anggapan ini telah ditolak keras oleh China.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X