Tudingan Kebocoran Covid-19 dari Laboratorium Wuhan, Pakar Swiss Sebut Bersifat Politis

- Senin, 2 Agustus 2021 | 10:12 WIB
Ilustrasi virus corona-covid19./Pixabay/PIRO4D
Ilustrasi virus corona-covid19./Pixabay/PIRO4D

MOSKOW, suaramerdeka.com - Pakar penyakit menular kenamaan di Rumah Sakit Universitas Jenewa, Didier Pittet menyebut, tudingan kebocoran virus Covid-19 dari salah satu laboratorium di Kota Wuhan, China tengah lebih bersifat politis.

Seperti dilansir Xinhua, Pettet menyebut sejauh ini belum ada tidak ada bukti bahwa virus Covid-19 bocor dari laboratorium Wuhan, kata Pettet, yang juga merupakan

“Orang-orang sering lupa bahwa bakteri penghancur pertama yang lolos dari sebuah laboratorium terjadi di Amerika Serikat,” catat penemu pembersih tangan, kepada Kantor Berita Sputnik Rusia dalam wawancara yang dipublikasi Sabtu (31/7).

Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Covid-19 di Luar Jawa-Bali, Puan: Jangan Tunggu Jatuh Korban

Sebelumnya di bawah kepemerintahan Donald Trump, Amerika Serikat menyuarakandugaan bahwa virus Covid-19  kemungkinan akibat kelalaian yang bersumber dari laboratorium virologi Wuhan.

Virus sendiri pertama kali ditemukan di pasar hewan Wuhan, China,

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menurunkan tim ahlinya melakukan penyelidikan tentang asal-usul Covid-19 di Wuhan, namun hasilnya secara definitif tak menyebut adanya kebocoran virus dari laboratorium.

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kasus Covid-19 Korea Selatan Tembus Angka 3.000

Sabtu, 25 September 2021 | 15:47 WIB
X