Presiden China Xi Jinping Dirumorkan Menjadi Tahanan Rumah Setelah Beijing Membatalkan 6000 Penerbangan

- Minggu, 25 September 2022 | 13:02 WIB
Presiden China Xi Jinping. (instagram/@xijinpingofficialcn)
Presiden China Xi Jinping. (instagram/@xijinpingofficialcn)

BEIJING, suaramerdeka.com - Setelah bandara di Beijing membatalkan kurang lebih 6000 penerbangan domestik dan internasional, beredar rumor di internet Presiden China Xi Jinping  sedang menjadi tahanan rumah.

Rumor mengenai Presiden China yang sedang menjadi tahanan rumah kembali dipertanyakan kebenarannya.

Mengingat selama 2 tahun terakhir Xi Jinping memang jarang keluar dari istana Kepresidenan nya.

Kecuali untuk bertemu dengan para pemimpin tertinggi Partai Komunis China atau Chinese Communist Party (CCP).

Baca Juga: Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Xi Jinping Dikabarkan Disandera di Kediamannya

Dengan alasan kekhawatiran terhadap penyebaran virus Covid-19, selama masa ini Xi Jinping bahkan tidak bertemu dengan pemimpin dunia manapun.

Setelah hiatus selama dua tahun karena pandemic Covid – 19, Presiden China tersebut baru saja menghadiri KTT dari Shanghai Cooperation Organisation (SCO) ke 22 yang dilaksanakan di Uzbekistan.

Dari sinilah rumor mulai beredar karena Xi Jinping, salah satu pendiri dari 8 negara berpengaruh tidak terlibat dalam pertemuan 4 mata baik dengan Presiden Rusia Vladimir Putin maupun Perdana Menteri India Narendra Modi.

Dengan kata lain, meskipun menghadiri pertemuan SCO, Xi Jinping tidak berperan aktif sampai akhir acara dan bahkan pergi dengan tiba-tiba.

Baca Juga: Tropong Dewi Rezeki, Keuangan 5 Shio Ini Berlimpah di Oktober 2022 Tahun Macan Air

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rusia Nyatakan Resesi, Seperti Ini Kondisinya

Kamis, 17 November 2022 | 15:03 WIB
X