Kasus Covid-19 Varian Delta di AS Melonjak, Sumbang 83 Persen Kasus Infeksi

- Rabu, 21 Juli 2021 | 08:48 WIB
Ilustrasi Covid-19 (pixabay)
Ilustrasi Covid-19 (pixabay)

NEW YORK, suaramerdeka.com - Kasus virus Covid-19 varian delta di Amerika Serikat terus melonjak bahkan menyumbang sekitar 83 persen dari infeksi di negara tersebut.

Seperti diungkapkan pejabat kesehatan setempat, jumlah tersebut merupakan peningkatan dramatis dari dua minggu yang lalu.

Dalam periode itu, penyebaran varian delta itu mencapai sekitar 50 persen dari kasus virus corona yang memiliki urutan genetik.

Baca Juga: Sosialiasi Penanganan Pandemi, Tokoh Masyarakat dan Pemuka Agama Perlu Dilibatkan

"Cara terbaik untuk mencegah penyebaran varian Covid-19 adalah mencegah penyebaran penyakit itu. Vaksinasi merupakan alat paling ampuh yang kita miliki," kata Dr. Rochelle Walensky, Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), pada sebuah sidang dengar di Senat AS hari Selasa (20/7).

Varian delta merupakan hasil dari mutasi virus corona, serta lebih mudah menyebar dibandingkan varian lainnya.

Pertama kali terdeteksi di India, namun sekarang varian tersebut telah diidentifikasi di seluruh dunia.

Cepatnya penyebaran varian memicu kekhawatiran bangkitnya pandemi, dan menjadi gelombang kejut bagi pasar saham.

Baca Juga: Pecepatan Vaksinasi Covid-19 Demak, Kalangan Pelajar Mulai Jadi Sasaran

Adanya gelombang kasus baru terjadi di beberapa negara bagian AS yang vaksinasinya agak tertinggal.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X