Varian Delta Mengganas, Pelancong Indonesia Dilarang Masuk Filipina

Red
- Jumat, 16 Juli 2021 | 11:52 WIB
Ilustrasi Covid-19 (pixabay)
Ilustrasi Covid-19 (pixabay)


JAKARTA, suaramerdeka.com - Mulai hari ini hingga Akhir Juli 2021, Filipina resmi melarang masuk pendatang dari Indonesia. Hal ini untuk mencegah penyebaran dan transmisi Covid-19, khususnya varian Delta.

Juru Bicara Kepresidenan Filipina, Harry Roque, mengumumkan Presiden Rodrigo Duterte telah menyetujui rekomendasi untuk memasukkan Indonesia ke dalam daftar tujuh negara yang saat ini dalam pembatasan perjalanan, demikian seperti dilansir dari Philippines News Agency (PNA).

"Istana menegaskan bahwa Presiden Rodrigo Duterte telah menyetujui pembatasan perjalanan bagi semua pelancong yang datang dari Indonesia atau mereka yang memiliki riwayat perjalanan ke Indonesia dalam 14 hari terakhir sebelum kedatangan di Filipina," kata Roque dalam keterangan resminya dikutip dari PNA, Jumat (16/7).

Baca Juga: Masjid Jami Al-Qodar Bagikan 300 Paket Imun Covid-19 untuk Jemaah

Negara-negara yang sudah tercantum dalam larangan perjalanan tersebut yaitu India, Pakistan, Bangladesh, Sri Lanka, Nepal, Uni Emirat Arab, dan Oman.

Roque mengatakan pelancong dari Indonesia akan dilarang memasuki negara itu mulai 16 Juli hingga 31 Juli. Penumpang yang sudah transit dari Indonesia dalam 14 hari segera sebelum kedatangan ke Filipina, yang tiba sebelum 16 Juli masih dapat diizinkan masuk ke negara tersebut.

Namun, penumpang tersebut akan diminta untuk menjalani karantina selama 14 hari penuh walaupun hasil tes reverse transcription-polymerase chain reaction (RT-PCR) negatif.

Sekretaris Kesehatan Francisco Duque III sebelumnya mengatakan Satuan Tugas Antar Lembaga untuk Manajemen Penyakit Menular yang Muncul (IATF-EID) telah merekomendasikan larangan perjalanan dari Indonesia karena memerangi lonjakan infeksi Covid-19 yang memburuk.

Baca Juga: Inovasi Optimal Tingkatkan Kualitas Pelayanan Masyarakat, Kemendagri Minta Fokus 6 Area Ini

“Kami hanya menunggu tanggapan dari Kantor Presiden, tetapi IATF telah merekomendasikan agar Indonesia masuk dalam daftar negara yang awalnya kami terapkan untuk larangan bepergian,” kata Duque.

Filipina sejauh ini melaporkan total 19 kasus varian Delta, yang pertama kali terdeteksi di India. Menurut laporan, varian Delta 60% lebih menular daripada varian Alpha, yang pertama kali terdeteksi di Inggris.

Duterte sebelumnya menyatakan keprihatinannya atas munculnya jenis baru Covid-19 seperti varian Delta dan Lambda dan meyakinkan bahwa pemerintah memantau dengan cermat perbatasan negara untuk mencegah penularan lokal.

Selain Filipina, ada sejumlah negara yang sudah menutup pintu bagi pendatang dari Indonesia. Negara-negara tersebut melarang pendatang dari Indonesia dengan alasan mencegah penyebaran virus Corona.

Baca Juga: Keterisian Rumah Sakit Tiga Provinsi Jawa-Bali Turun, Jawa Tengah Salah Satunya

Negara-negara itu antara lain, Singapura, Uni Emirat Arab, Oman, Arab Saudi, Hong Kong dan Taiwan. Penutupan dilakukan lantaran kasus Corona di Indonesia meningkat beberapa waktu terakhir.

Pada Kamis (15/7), kasus baru positif corona masih mencetak rekor baru yakni 56.757 orang. Dengan tambahan kasus ini maka, total jumlah kasus positif Covid-19 mencapai 2.726.803 orang. Adapun angka kematian secara kumulatif sebanyak 69210 orang.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Kata Data

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Selamat! Putri Bill Gates Resmi Menikah Secara Islam

Minggu, 17 Oktober 2021 | 16:09 WIB
X