Kunjungan Kerja ke Amerika Serikat, Mendag Bahas Kerja Sama Suplai dan Distribusi Vaksin Covid-19

- Kamis, 15 Juli 2021 | 13:52 WIB
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi. (foto: Kemendag RI) (Cun Cahya)
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi. (foto: Kemendag RI) (Cun Cahya)

WASHINGTON, suaramerdeka.com - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat.

Dalam pertemuan itu salah satunya membahas kerja sama suplai dan distribusi vaksin Covid-19.

Lutfi meyakinkan berbagai pihak di Amerika Serikat (AS) bahwa kunci pemulihan ekonomi Indonesia adalah suplai dan distribusi vaksin Covid-19.

Baca Juga: Forum Tingkat Tinggi Dewan Ekonomi Sosial PBB, Ini 4 Pandangan Presiden Terkait SDGs

Menurutnya selain Pfizer dan Jhonson & Jhonson, vaksin jenis mRNA diharapkan dapat menjadi solusi Indonesia melawan varian delta yang peningkatannya sangat tinggi.

"Prioritas Pemerintah Indonesia dalam penanganan pandemi Covid-19 adalah terjaminnya ketersediaan dan distribusi vaksin Covid-19. Mengupayakan terjaminnya ketersediaan dan distribusi vaksin akan menjaga kelancaran program vaksinasi dengan 208,2 juta target sasaran vaksinasi nasional. Diperlukan vaksin sebanyak 426 juta dosis untuk menyelesaikan seluruh vaksinasi Covid-19 di akhir tahun 2021. Kerjasama semua pihak dalam penanganan Covid-19 sangat diharapkan,” katanya dalam forum bisnis “Indonesia-United States Trade and Investment Dialogue” yang menghadirkan puluhan pengusaha Amerika Serikat, termasuk produsen vaksin Pfizer dan Jhonson & Jhonson di Gedung KBRI Washington D.C., Selasa, 13 Juli 2021.

Mendag Lutfi menambahkan, Bank Dunia sepakat bahwa kunci pemulihan ekonomi nasional bergantung pada pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Baca Juga: Konferensi Menteri Asia, Menlu RI Serukan Dukungan terhadap Perjuangan Palestina

Mendag Lutfi dan World Bank berkomitmen akan terus bekerja sama dalam penanganan Covid-19 dan dalam pengembangan sektor sistem kesehatan.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X