Kepala HAM PBB Desak Rusia Hentikan Aksi Militer di Ukraina

- Sabtu, 27 Agustus 2022 | 06:15 WIB
Michelle Bachelet. (Foto: Dok. Anadolu Agency)
Michelle Bachelet. (Foto: Dok. Anadolu Agency)

JENEWA, suaramerdeka.com - Kepala hak asasi manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) Michelle Bachelet mendesak Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menghentikan serangan terhadap Ukraina.

Bachelet menyebut serangan Rusia memiliki dampak yang 'mengerikan tidak terbayangkan' pada warga sipil.

Seperti dilansir AFP, Jumat 26 Agstus 2022, Bachelet yang mengundurkan diri pada akhir bulan ini menandai enam bulan invasi Rusia ke Ukraina.

Baca Juga: Karunia Dewi Keberuntungan, 3 Shio Ini Anti Bangkrut! Bakal Dapat Cuan dan Diterjang Rezeki Deras

Dia juga menuntut pertanggungjawaban atas pelanggaran HAM serius dalam konflik, beberapa di antaranya mungkin merupakan kejahatan perang.

"Saya meminta Presiden Rusia untuk menghentikan serangan bersenjata terhadap Ukraina," ucap Bachelet, yang menjabat Komisioner Tinggi HAM PBB dalam konferensi pers perpisahannya di Jenewa.

"Enam bulan yang sangat menakutkan bagi rakyat Ukraina, 6,8 juta orang di antaranya harus meninggalkan negara mereka. Jutaan orang lainnya mengungsi secara internal," imbuhnya.

Baca Juga: Hasil Liga Italia: Lazio Menang 3-1 Atas Inter Milan

Kantor HAM PBB sejauh ini mencatat 5.587 warga sipil tewas dan 7.890 warga sipil lainnya mengalami luka-luka akibat pertempuran di Ukraina.

Meskipun diakui bahwa jumlah korban sipil sebenarnya lebih tinggi. Dari korban-korban sipil itu, nyaris 1.000 orang di antaranya masih anak-anak.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rusia Nyatakan Resesi, Seperti Ini Kondisinya

Kamis, 17 November 2022 | 15:03 WIB
X