Israel Masuki Gaza, Hamas Target Utama Pelenyapan

- Minggu, 4 Juli 2021 | 16:49 WIB
SM/getty images - PUING BANGUNGAN : Warga Palestina memeriksa puing-puing rumah mereka yang hancur di Kota Gaza setelah perang selama 11 hari antara Israel dan Hamas pascagencatan senjata, Minggu (23/5). (55)
SM/getty images - PUING BANGUNGAN : Warga Palestina memeriksa puing-puing rumah mereka yang hancur di Kota Gaza setelah perang selama 11 hari antara Israel dan Hamas pascagencatan senjata, Minggu (23/5). (55)

YERUSALEM, suaramerdeka.com - Pakar keamanan di Institut Strategi dan Keamanan Yerusalem, Omer Dostri merespon kabar Israel mulai menduduki Gaza di Palestina, Minggu (4/7).

Kantor berita Middle East Monitor mencoba mengulas ini. Ada sedikit ulasan yang menyebut militer Israel sudah ada di Gaza.

"Israel memiliki hak untuk mengadopsi pendekatan bertahap dalam menghadapi berbagai ancaman yang dihadapinya," ujar Dostri, dilansir Middle East Monitor, Minggu (4/7).

Baca Juga: Daftar 7 Tokoh yang Wafat Akibat Corona di 4 Hari Awal Juli

Dostri berpendapat bahwa Hamas masih berpegang teguh pada ideologi Islam radikal.

Israel disebut harus menanggapi balasan Hamas dengan melakukan serangan intensitas tinggi, dan jumlah serangan yang jauh lebih besar terhadap peluncuran roket dari Gaza.

"Israel harus menerapkan kebijakan ini untuk menerbangkan balon pembakar dan peluncur peledak, atau mengirim aktivis untuk melakukan tindakan kekerasan di dekat pagar," kata Dostri.

Baca Juga: Selama PPKM Darurat, Alun-Alun Klaten Ditutup Total Mulai Jam Lima Sore

Dostri menyimpulkan bahwa Israel harus bergerak ke arah srategi yang lebih mencegah.

Strategi pertempuran perang di Gaza, menurutnya, bakal sangat ampuh.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Selamat! Putri Bill Gates Resmi Menikah Secara Islam

Minggu, 17 Oktober 2021 | 16:09 WIB
X