Varian Delta Merebak, Prancis Diprediksi Hadapi Gelombang Keempat COVID di September-Oktober

Red
- Rabu, 30 Juni 2021 | 16:04 WIB
Kasus covid-19. (foto ilustrasi: pikiran rakyat) (Murdiyat Moko)
Kasus covid-19. (foto ilustrasi: pikiran rakyat) (Murdiyat Moko)


PARIS, suaramerdeka.com - Professor Jean-Fran§ois Delfraissy, penasihat ilmiah terkemuka pemerintah mengungkapkan Prancis kemungkinan akan menghadapi gelombang keempat COVID-19, usai mumculnya kasus Covid-19 dengan varian Delta, yang mulanya ditemukan di India.

Namun, Delfraissy menegaskan, vaksin Covid-19 akan membantu mengurangi dampak gelombang baru ini, yang dikatakan oleh banyak pakar medis dapat menghantam Prancis pada September atau Oktober.

"Saya rasa kita akan menghadapi gelombang keempat, tetapi itu akan jauh lebih moderat ketimbang gelombang ketiga sebab tingkat vaksinasinya berbeda dengan sebelumnya," kata Delfraissy kepada radio France Info.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Ajak Gus Miftah Gowes Keliling Semarang Sosialisasikan Protokol Kesehatan

Ahli epidemiologi Prancis Arnaud Fontanet, yang juga penasihat masalah ilmiah pemerintah Prancis, pada Rabu mengatakan kepada BRF TV bahwa dirinya memperkirakan jumlah kasus COVID-19 Prancis kembali melonjak pada September atau Oktober.

Menteri Kesehatan Prancis Olivier Veran awal pekan ini menuturkan bahwa varian COVID Delta, yang penyebarannya di seluruh dunia menyebabkan sejumlah negara menerapkan lagi pembatasan perjalanan, kini mewakili sekitar 20 persen kasus COVID-19 di Prancis.

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kasus Covid-19 Korea Selatan Tembus Angka 3.000

Sabtu, 25 September 2021 | 15:47 WIB
X