Tiongkok Klaim Negara Pertama Rekomendasikan Vaksin untuk Anak

- Selasa, 29 Juni 2021 | 17:55 WIB
Vaksinasi untuk Anak-anak/Ilustrasi Pixabay
Vaksinasi untuk Anak-anak/Ilustrasi Pixabay

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kasus infeksi virus Corona pada anak-anak mulai mengalami peningkatan. Gejala yang dialami anak-anak biasa saja ringan, tetapi bisa juga berakibat fatal.

Untuk menurunkan risiko anak terinfeksi virus Corona dan memutus mata rantai penularan, pemberian vaksin COVID-19 kepada anak-anak perlu dilakukan.

Diungkapkan, Dokter Sienny Agustin, seperti dilansir dari laman Alodokter, pemberian vaksin Covid-19 untuk anak itu perlu. Vaksin dapat melindungi anak dari infeksi virus Corona. Selain itu, dapat mencegah penularan kepada orang dewasa yang rentan.

Baca Juga: Vaksin Anak Dipercepat, Dewan Inginkan PTM Tetap Lanjut

“Dengan begitu, rantai penularan virus Corona bisa diputus,” tulis Sienny seperti dikutip dalam situs Alodokter, pada Maret 2021.

Pada September 2020, Pfizer menjadi perusahaan pertama yang melibatkan anak-anak usia 12–15 tahun pada uji coba vaksin COVID-19.

Tak hanya Pfizer, Moderna juga telah melakukan tes vaksin COVID-19 pada anak-anak usia 12–17 tahun.

Saat ini, pemerintah melalui BPOM telah menyetujui pemberian vaksin Sinovac pada anak usia 12–17 tahun. Namun, untuk anak di bawah usia 12 tahun, vaksin belum bisa diberikan.

Baca Juga: Klaster Internal di RSJ Amino Gondohutomo, 47 ODGJ Positif Covid-19

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Kata Data, Alo Dokter

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X