Kasus Covid-19 Varian Delta Melonjak, Australia Berlakukan Lockdown Selama Dua Minggu

Red
- Minggu, 27 Juni 2021 | 20:14 WIB
Suasana lockdown di Sydney Australia. Foto: Reuters
Suasana lockdown di Sydney Australia. Foto: Reuters

SYDNEY, suaramerdeka.com - Otoritas kesehatan Australia mengumumkan bahwa di Sydney dan beberapa daerah sekitarnya akan diberlakukan lockdown selama dua minggu.

Kebijakan lockdown di Sydney, Australia itu dilakukan pihak berwenang untuk mengendalikan wabah yang menyebar cepat dari varian Covid-19 Delta yang sangat menular yang telah berkembang menjadi 80 kasus.

Akibat Covid-19 varian Delta sudah lebih dari satu juta orang di pusat kota Sydney dan pinggiran timur kota terbesar Australia diberlakukan lockdown.

Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Pasien, RSUD Temanggung Tambah Ruang Perawatan Covid-19

Dikutip dari PikiranRakyat-Cirebon.com, otoritas kesehatan mengatakan pihaknya perlu memperluas pembatasan setelah banyak warga yang terinfeksi virus corona.

“Meskipun kami tidak ingin memaksakan beban kecuali kami benar-benar harus melakukannya, sayangnya ini adalah situasi di mana kami harus melakukannya,” kata Perdana Menteri negara bagian New South Wales Gladys Berejiklian.

Seperti diketahui, Australia telah berhasil dalam mengelola pandemi daripada banyak negara maju lainnya melalui penutupan perbatasan yang cepat, aturan jarak sosial dan kepatuhan yang tinggi, melaporkan lebih dari 30.400 kasus dan 910 kematian akibat Covid-19.

Baca Juga: Kasus Covid-19 di Kota Semarang Melandai, Hendi: Mudah-mudahan Pertanda Baik

Tetapi negara itu telah berjuang dengan peluncuran vaksinasinya, dan negara bagian dalam beberapa bulan terakhir mendeteksi temuan kasus kembali.

Ini telah diatasi melalui pelacakan kontak cepat, isolasi ribuan orang sekaligus atau penguncian keras.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Terkini

Selamat! Putri Bill Gates Resmi Menikah Secara Islam

Minggu, 17 Oktober 2021 | 16:09 WIB
X