Pangeran Harry dan Meghan Markle Tolak Gelar 'Earl of Dumbarton' untuk Sang Putra, Khawatirkan Sebutan Bodoh

Red
- Kamis, 24 Juni 2021 | 20:01 WIB
Meghan Markle dan Pangeran Harry bersama putra mereka, Archie/Foto Twitter.com @RoyalFamily
Meghan Markle dan Pangeran Harry bersama putra mereka, Archie/Foto Twitter.com @RoyalFamily


AMERIKA SERIKAT, suaramerdeka.com – Pangeran Harry dan Meghan Markle menolak gelar untuk putra pertama mereka, Archie. Demikian dikutip dari sumber telegraf.

Harry dan Meghan Markle mkhawatir sang putra bisa dirundung dengan gelar ‘Earl of Dumbarton’, karena terdapat kata ‘dumb’ yang berarti ‘bodoh’ dalam gelar tersebut.

Mereka berpendapat, Archie bisa saja dapat gelar, dan kemungkinan juga hidup di Amerika Serikat sebagai ‘dumb’ kemudian.

Seperti diketahui, kata ‘dumb’ merupakan istilah gaul untuk ‘bodoh’, yang lebih sering digunakan oleh orang Amerika.

Baca Juga: Menua Berdua Dirilis, Persembahan Janji Hati Ifan Seventeen untuk Sang Istri

“Mereka tidak suka ide Archie disebut ‘Earl of Dumbarton’ karena dimulai dengan kata ‘dumb’. Mereka khawatir bagaimana hal itu akan terlihat,” ujar sumber tersebut, dikutip dari Pikiran-Rakyat.com, Kamis 24 Juni 2021.

Pemberian gelar 'Earl of Dumbarton' itu tidak hanya Meghan Markle yang merasakan kemungkinan itu, tetapi Pangeran Harry juga memiliki keresahan yang sama.

“Selain Meghan yang menunjukkan potensi bahayanya (panggilan ‘dumb’), hal itu juga meresahkan Harry,” ucapnya.

‘Baron Kilkeel’ juga diciptakan untuk Pangeran Harry, dan sang putra adalah pewaris takhta tersebut. Namun begitu putranya lahir pada Mei 2019, pasangan Pangeran Harry dan Meghan Markle bersikeras bahwa dia hanya akan dikenal sebagai Archie Mountbatten-Windsor.

Perselisihan Meghan Markle dan Pangeran Harry dengan seluruh keluarga kerajaan telah meningkat pesat sejak keduanya pindah ke AS.

Halaman:
1
2

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Serbia: Djokovic dapat Informasi Menyesatkan

Senin, 17 Januari 2022 | 18:18 WIB

Kazakhstan Bergejolak, Dipicu Kenaikan Bahan Bakar

Sabtu, 8 Januari 2022 | 17:32 WIB

Florona di Israel Muncul saat Lonjakan Pasien Omicron

Selasa, 4 Januari 2022 | 14:18 WIB
X