Wisata Berbasis Vaksin: Baru Akan Disiapkan di Bali, AS hingga Rusia Ternyata sudah Lebih Dulu, Cek!

Red
- Rabu, 23 Juni 2021 | 19:07 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno menjadi pembicara webinar nasional Pertumbuhan Ekonomi 2021 dan Peran UMKM yang diselenggarakan oleh STIE Semarang, Sabtu 12 Juni 2021. (Suaramerdeka.com/ Hari Santoso) (Hari Santoso)
Menparekraf Sandiaga Uno menjadi pembicara webinar nasional Pertumbuhan Ekonomi 2021 dan Peran UMKM yang diselenggarakan oleh STIE Semarang, Sabtu 12 Juni 2021. (Suaramerdeka.com/ Hari Santoso) (Hari Santoso)

Uni Emirat Arab (UEA)

Ibu kota Uni Emirat Arab (UEA), Abu Dhabi menawarkan vaksinasi Covid-19 gratis kepada wisatawan. Sebelumnya, kebijakan ini dibatasi hanya untuk warga UEA dan pemegang visa tinggal.

Dilansir dari Reuters, menurut informasi yang diberikan oleh Perusahaan Layanan Kesehatan Abu Dhabi (SEHA), pengunjung dengan visa yang dikeluarkan oleh Abu Dhabi dan pemegang paspor yang memenuhi syarat untuk visa turis, dapat memesan vaksin gratis ketika mereka tiba di UEA melalui Abu Dhabi.

Kantor Media Abu Dhabi mengatakan, pemegang visa tinggal atau visa masuk yang sudah kedaluwarsa tetap memenuhi syarat untuk mendapatkan vaksinasi gratis.

Wisatawan dari 27 negara termasuk Cina, Jerman, dan Amerika Serikat dapat masuk tanpa karantina pada saat kedatangan. SEHA menawarkan jenis vaksin Covid-19 Sinopharm dan Pfizer.

Rusia

Pemerintah Rusia juga tengah menyiapkan program wisata berbasis vaksin. "Ada praktik luas di mana para pebisnis dan kepala perusahaan datang secara khusus ke Rusia untuk mendapatkan suntikan terhadap virus Corona," kata Presiden Rusia Vladimir Putin kepada Forum Ekonomi Internasional di St Peterburg, dikutip dari The Moscow Times pada Rabu (23/6).

Putin meminta agar pemerintah menganalisis semua aspek untuk wisata vaksin ini. Sehingga Rusia bisa mendatangkan turis untuk mendapatkan vaksin secara komersial.

Dana Investasi Langsung Rusia (RDIF) yang mempromosikan vaksin Sputnik V Covid-19 Rusia ke seluruh dunia mengatakan bahwa mereka dapat meluncurkan wisata berbasi vaksin pada akhir Juli 2021.

Ide wisata vaksin ini berawal dari ketertarikan negara-negara Eropa pada Rusia. "Saya pikir kami akan memberikan rincian konsep pada akhir Juni," ujar Kantor berita TASS.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Kata Data

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Serbia: Djokovic dapat Informasi Menyesatkan

Senin, 17 Januari 2022 | 18:18 WIB

Kazakhstan Bergejolak, Dipicu Kenaikan Bahan Bakar

Sabtu, 8 Januari 2022 | 17:32 WIB
X