Wisata Berbasis Vaksin: Baru Akan Disiapkan di Bali, AS hingga Rusia Ternyata sudah Lebih Dulu, Cek!

Red
- Rabu, 23 Juni 2021 | 19:07 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno menjadi pembicara webinar nasional Pertumbuhan Ekonomi 2021 dan Peran UMKM yang diselenggarakan oleh STIE Semarang, Sabtu 12 Juni 2021. (Suaramerdeka.com/ Hari Santoso) (Hari Santoso)
Menparekraf Sandiaga Uno menjadi pembicara webinar nasional Pertumbuhan Ekonomi 2021 dan Peran UMKM yang diselenggarakan oleh STIE Semarang, Sabtu 12 Juni 2021. (Suaramerdeka.com/ Hari Santoso) (Hari Santoso)

Sedangkan Alaska sudah mulai menawarkan dosis Pfizer atau Moderna (yang membutuhkan dua dosis) kepada wisatawan di empat bandara terbesarnya sejak 1 Juni 2021.

Sementara itu, program wisata berbasis vaksin juga baru saja diluncurkan di negara kepulauan Guam, Amerika Serikat. Program ini dibuat untuk mendorong warga di negara tetangga dan warga Amerika yang tinggal di Asia Timur untuk datang dan divaksin, guna mencegah infeksi virus corona.

Dilansir dari AP News, Biro Pengunjung Guam mengatakan, sudah ada tiga wisatawan pertama yang datang dari Taiwan dengan menggunakan penerbangan carter.

Maladewa

Pada April lalu, Maladewa berencana meluncurkan kampanye pariwisata baru, yang disebut '3V,' untukVisit, Vaccinate, Vacation.

Menteri Pariwisata Maladewa Abdulla Mausoom mengatakan, setelah seluruh warga divaksin, pihaknya akan segera meluncurkan program vaksinasi bagi wisatawan.

Dilansir dari CNBC, 90% pekerja garis depan, dan hampir 50% dari keseluruhan populasi telah memiliki satu dosis vaksin untuk melawan Covid-19.

Maladewa juga turut serta di program Covax dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Dan menerima dosis vaksin dari India dan Cina.

Namun, Mausoom tidak menjelaskan apakah vaksin bagi wisatawan ini berbayar atau tidak. Tetapi dia mengatakan bahwa jumlah pasokan tidak akan menjadi masalah.

“Saya rasa pasokan tidak menjadi masalah di Maladewa karena populasi kami relatif kecil. Selain itu, kuota yang kami dapatkan dari berbagai organisasi dan negara sahabat juga akan membantu," kata Mausoom.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Kata Data

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Serbia: Djokovic dapat Informasi Menyesatkan

Senin, 17 Januari 2022 | 18:18 WIB

Kazakhstan Bergejolak, Dipicu Kenaikan Bahan Bakar

Sabtu, 8 Januari 2022 | 17:32 WIB
X