Imigrasi Siaga, 293 TKI Rentan Covid-19 dari Malaysia Bakal Dipulangkan

- Senin, 21 Juni 2021 | 10:12 WIB
Ilustrasi Pekerja Migran. (suaramerdeka.com / dok)
Ilustrasi Pekerja Migran. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com  -  Pemerintah Indonesia terus mematangkan rencana pemulangan 7.200 WNI yang dideportasi Pemerintah Malasyia.

Indonesia memastikan telah mendapat data 293 pekerja yang akan dipulangkan merupakan kelompok rentan Covid-19, sehingga Pemerintah akan mengambil kebijakan ekstrahati-hati.

“Kami telah menerima data sebanyak 293 pekerja yang akan dipulangkan termasuk ke dalam kelompok rentan yang terdiri dari lansia, ibu hamil, anak-anak, serta pekerja yang memiliki riwayat penyakit bahaya,” kata Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Kedutaan Besar Republik Indonesia Kuala Lumpur, Judha Nugraha.

Baca Juga: Penyandang Disabilitas Dapat Kuota 2 Persen Rekrutmen CASN

Pemulangan WNI itu sebagai dampak lonjakan kasus positif baru Covid-19 di Malaysia hingga mencapai 42 persen dalam seminggu terakhir.

Lonjakan itu memaksa Pemerintah Negeri Jiran menerapkan kebijakan total lockdown sehingga menghentikan seluruh aktivitas sosial ekonomi kecuali sektor esensial.

Kebijakan ini mengakibatkan pemulangan para Pekerja Migran Indonesia 7.200 orang yang tersebar di seluruh detensi migrasi di Malaysia.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Menhub Minta PT KAI Lakukan Random Check pada Penumpang KRL

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bersama dengan Kementerian dan Lembaga terkait mengadakan Rapat Koordinasi Lanjutan Pemulangan Pekerja Migran Indonesia Bermasalah dari Malaysia.

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan, dan Pemuda Kemenko PMK Femmy Eka Kartika Putri menjelaskan tujuan rapat koordinasi lanjutan ini guna mematangkan persiapan kepulangan Pekerja Migran Indonesia Bermasalah dari Malaysia pada 24 Juni mendatang.

“Ada beberapa hal yang perlu kita persiapkan untuk menerima kedatangan Pekerja Migran Indonesia dari Malaysia, mulai dari koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri terkait pendataan para pekerja migran hingga kesiapan anggaran pemerintah pusat dan daerah,” jelasnya.

Baca Juga: Daftar Tunggu Haji Tembus 45 Tahun, Tercepat 9 Tahun

Menurut Judha Nugraha, Indonesia menerima data mengenai kondisi dan daerah pekerja yang akan dipulangkan ke Indonesia.

Dari data tercatat 293 pekerja yang akan dipulangkan termasuk ke dalam kelompok rentan yang terdiri dari lansia, ibu hamil, anak-anak, serta pekerja yang memiliki riwayat penyakit bahaya.

Selanjutnya, Femmy Eka Kartika Putri menambahkan Kementerian Sosial juga akan terlibat dalam program rehabilitas sosial secara langsung maupun tidak langsung.

Kegiatan rehabilitas sosial tersebut terdiri dari dukungan pemenuhan kebutuhan hidup layak, dukungan keluarga, bantuan sosial, serta dukungan aksesibilitas.

Halaman:
1
2

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kazakhstan Bergejolak, Dipicu Kenaikan Bahan Bakar

Sabtu, 8 Januari 2022 | 17:32 WIB

Florona di Israel Muncul saat Lonjakan Pasien Omicron

Selasa, 4 Januari 2022 | 14:18 WIB
X