AS-Tiongkok Tegang Jika Perang Menjadi Kehancuran Bersama

- Rabu, 3 Agustus 2022 | 21:14 WIB
Dosen Hubungan Internasional Unwahas, Andi Purwono. (suaramerdeka.com/dok)
Dosen Hubungan Internasional Unwahas, Andi Purwono. (suaramerdeka.com/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan membuat ketegangan melonjak antara dua negara besar Amerika dengan Tiongkok.

Dosen Hubungan Internasional Unwahas, Andi Purwono mengatakan, kunjungan Nancy Pelosi memang menohok Tiongkok.

Pasalnya, Tiongkok memiliki kebijakan One China Policy.

Artinya hal itu mengancam keamanan nasional Tiongkok secara politis/diplomatis.

Meskipun demikian langkah USA bukan hal baru karena cenderung mensukung Taiwan bukan Tiongkok.

Baca Juga: Update Terbaru Agustus 2022; Ini Daftar Channel Siaran TV Digital Wilayah Kota Surabaya dan Sekitarnya

"Kemungkinan perang menurut saya masih jauh. Tahapannya harus melalui serangkaian ketegangan hingga pecah insiden/ clash," ujar Andi yang juga menjabat Wakil Rektor 1 Unwahas tersebut, Selasa, 3 Agustus 2022.

Secara teoritik, sebutnya, potensi perang antar sesama Negara Nuklir, kemungkinannya kecil.

Karena nuklir memiliki efek deterrence (penangkalan). Masing-masing akan berfikir panjang untuk memulai serangan.

Jika terjadi perang yang bakal terjadi adalah Mutual Assured Destruction (MAD) atau kehancuran bersama.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Perang Dunia Semakin Menguat, Ini Kata Pakar Militer

Senin, 26 September 2022 | 14:35 WIB
X