Waspada! Pecinta Kucing di Polandia Sebut Kucing Spesies Alien

- Jumat, 29 Juli 2022 | 12:05 WIB
 Lembaga Institut Konservasi Alam dari Akademi Ilmu Pengetahuan Polandia mengklasifikasi perkembangan kucing berbahaya pada keanekaragaman hayati mengingat jumlah burung dan mamalia yang mereka buru dan bunuh.(Unsplash/Gregory Atkats)
Lembaga Institut Konservasi Alam dari Akademi Ilmu Pengetahuan Polandia mengklasifikasi perkembangan kucing berbahaya pada keanekaragaman hayati mengingat jumlah burung dan mamalia yang mereka buru dan bunuh.(Unsplash/Gregory Atkats)

POLANDIA, suaramerdeka.com – Akademi Ilmu Pengetahuan Polandia yang dikelola negara telah menarik kemarahan sejumlah orang karena mereka mengklasifikasikan kucing domestik sebagai "spesies asing invasif".

Spesies asing atau alien adalah spesies pendatang di suatu wilayah yang hidup dan berkembang biak di wilayah tersebut dan menjadi ancaman bagi kerusakan lingkungan atau membahayakan manusia.

Keputusan itu diambil oleh ilmuwan Wojciech Solarz karena adanya kerusakan yang disebabkan kucing pada burung dan hewan lain di sekitarnya.

Baca Juga: Apa Gejala dan Pemicu Sindrom Kelelahan Kronis ? Berikut Penjelasannya!

Menurut Associated Press, Solarz menjelaskan bahwa ada sebagian besar komunitas ilmiah yang percaya bahwa kucing memiliki efek buruk pada keanekaragaman hayati dan pola perburuannya.

Hal itu menyebabkan kerusakan lingkungan yang signifikan. Akibatnya, keputusan diambil untuk memasukkan kucing ke dalam database nasional "spesies asing" yang dijalankan oleh Institut Konservasi Alam akademi.

Keputusan untuk menyebut kucing rumahan sebagai "spesies asing invasif" tidak diterima dengan baik oleh pecinta kucing. Baik di Polandia maupun di seluruh dunia.

Baca Juga: Usai Melahirkan, Orangutan Suro Harus Menjalani Operasi, Ini Penyebabnya

Solarz juga dikritik dalam debat TV di mana dia muncul, tetapi dia mempertahankan pendiriannya dengan berpendapat bahwa "kucing membunuh sekitar 140 juta burung di Polandia setiap tahun", menurut laporan Associated Press.

Awal bulan ini, Akademi Ilmu Pengetahuan Polandia juga menerbitkan sebuah postingan di situsnya[1] yang untuk tetap menekankan pendirian. Disebutkan dalam postingannya bahwa keputusan mereka sejalan dengan pedoman Uni Eropa.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X